Assunnah Qatar

Kegiatan Kajian Melayu Assunnah Qatar

Daripada Anas radhiyallahu anhu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya orang kafir itu apabila melakukan kebaikan, dia akan diberi balasan yang dia nikmati di dunia. Sedangkan orang Mukmin, sesungguhnya Allah menyimpan kebaikan-kebaikannya untuk di akhirat, dan dia dikurniakan rezeki di dunia karena ketaatannya.”

Dalam riwayat lain dikatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya Allah tidak menganiaya kebaikan bagi orang Mukmin, dia diberi nikmat di dunia, kerana kebaikannya dan kebaikan itu masih dibalas lagi kelak di akhirat. Adapun orang kafir, dia mendapat nikmat di dunia, karena kebaikan-kebaikan yang dia lakukan tidak kerana Allah. Sehingga apabila dia pulang ke akhirat, maka dia tidak akan memperoleh balasan apa-apa atas kebaikan yang dia kerjakan itu.”

[Shahih Muslim no. 2808]

Dunia adalah waktu yang sementara, sementara akhirat adalah kekal selamanya. Maka, hendaklah kita semua bersiap diri menghadapNya mengumpulkan bekal sebanyak-banyaknya, Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur’an dalam Surat Al-Baqarah Ayat 281:

وَٱتَّقُوا۟ يَوْمًا تُرْجَعُونَ فِيهِ إِلَى ٱللَّهِ ۖ

Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah.

Pada kesempatan kali ini kita bersama-sama mengevaluasi diri, Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Hasyr Ayat 18…

Daripada Al-Barra’ bin ‘Azib radhiyallahu anhuma dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang Muslim itu apabila ditanya dalam kubur, maka ia akan menyaksikan bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan Muhammad adalah Utusan Allah. Yang sedemikian itu adalah sesuai dengan firmannya Allah Ta’ala -yang artinya, “Allah memberikan ketetapan -keteguhan- kepada orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh, baik di dalam kehidupan dunia ini, mahupun dalam akhirat.” (QS Ibrahim ayat 27).

[Shahih Al-Bukhari no 4699 dan Muslim no. 2871]

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Daurah Harian Ramadhan 1446 🎙️ Bersama Ustadz Hanafi Abu Arify, Lc. 𝓱𝓪𝓯𝓲𝔃𝓱𝓪𝓱𝓾𝓵𝓵𝓪𝓱 🗓️ Doha, 27 Ramadhan 1446 / 27 Maret 2025 Antusias Beramal di Usia Senja Ramadhan sebentar lagi usai, maka hendaklah kita manfaatkan waktu tersisa hingga finish. Ibnu Rajab rahimahullah berkata, wahai hamba-hamba Allah ﷻ sesungguhnya Ramadhan sudah siap-siap meninggalkan […]

Saudaraku, Ramadhan sebentar lagi usai, jangan sampai perpisahan ini menjadikan kenangan yang buruk, tetapi kenangan yang dicatat Allah ﷻ sebagai hambaNya yang taat.

Kita telah paham bahwa tujuan puasa adalah mencapai derajat takwa. Puasa adalah sebab terbesar untuk mencapai derajat takwa, Dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183, Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa”.

Berbicara tentang hidayah berarti membahas perkara yang paling penting dan kebutuhan yang paling besar dalam kehidupan manusia. Betapa tidak, hidayah adalah sebab utama keselamatan dan kebaikan hidup manusia di dunia dan akhirat.

Allah Ta’ala berfirman:

{اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ}

“Berikanlah kepada kami hidayah ke jalan yang lurus”.

Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Mulk ayat 2:

ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْمَوْتَ وَٱلْحَيَوٰةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفُورُ

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,

Dalam ayat ini Allah ﷻ tidak menyebut amal yang banyak, tetapi menyebut yang ahsan (yang berkualitas). Yaitu ikhlas dan muttaba’ah.

Surga adalah tujuan dan harapan akhir dari perjalanan setiap orang yang beriman. Dan untuk menggapainya, tentu perlu usaha keras dengan amalan yang diterima. Apalagi di bulan Ramadhan dimana pintu surga dibuka dan pintu neraka di tutup.

Surga dalam Al-Qur’an disebut sebagai jannah. Kata jannah sering muncul dalam Al-Qur’an, baik dalam bentuk tunggal, dua, maupun jamak.