Artikel Islam
Alhamdulillah artikel yang telah terkumpul sejak tahun 2008, dapat menjadi alternatif sarana referensi Islam dari sumber yang benar. Biidznillah...

Alhamdulillah artikel yang telah terkumpul sejak tahun 2008, dapat menjadi alternatif sarana referensi Islam dari sumber yang benar. Biidznillah...
Kumpulan video kajian dari beberapa asatidzah salaf yang layak kita ikuti dan dengarkan sebagai penambah ilmu agama kita.
Download materi e-book, media dan lainnya sebagai bahan referensi.
Utsman berkata, “Aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berwudhu seperti wudhuku ini, kemudian beliau bersabda, “Barangsiapa berwudhu seperti wudhuku ini kemudian dia shalat dua rakaat dengan khusyuk (tidak memikirkan urusan dunia dan yang tidak punya kaitan dengan shalat, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu”.
Bismillah Daurah Qatar Ke-29 | Pertemuan Ke-10 Tema: Manfaat Sisa Umur Pemateri: Ustadz Mizan Qudsiyah, Lc., M.A. Hafidzahullah Mudir Pondok Pesantren As-Sunnah Bagik Nyaka, Lombok Timur. Tanggal: 6 Jumadil Awal 1448 H / 17 Oktober 2026 M Tempat: Grand Mosque Al-Khor Community Qatar Pendahuluan: Bersyukur atas Ilmu dan Kesempatan الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله […]
Bismillah Daurah Qatar Ke-29 | Pertemuan Ke-9 Tema: Keterbatasan Ilmu Manusia Pemateri: Ustadz Mizan Qudsiyah, Lc., M.A. Hafidzahullah Mudir Pondok Pesantren As-Sunnah Bagik Nyaka, Lombok Timur. Tanggal: 6 Jumadil Awal 1448 H / 17 Oktober 2026 M Tempat: Sheikh Abdulla Bin Zaid Al Mahmoud Islamic Cultural Center – Doha Qatar Pendahuluan: Keutamaan Menuntut Ilmu Segala puji […]
Tawaduk dan zuhud Rasulullah ﷺ. Beliau menggunakan apa yang tersedia dan tidak menjadikan kemewahan sebagai ukuran kebahagiaan. Para sahabat memahami keadaan beliau dan ingin memberikan alas yang lebih nyaman, tetapi beliau mengingatkan mereka tentang hakikat dunia.
Pembahasan kali ini adalah mukaffirātudz-dzunūb, yaitu amalan-amalan yang menjadi sebab terhapusnya dosa. Dosa merupakan sesuatu yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Karena itu, seorang hamba tidak boleh merasa dirinya bersih dari kesalahan. Yang penting ialah segera kembali kepada Allah, bertaubat, memperbaiki diri, dan tidak berputus asa dari rahmat-Nya.
Malas bukan sekadar kebiasaan menunda pekerjaan, tetapi dapat menghalangi seseorang dari ilmu, amal saleh, pemenuhan kewajiban, dan berbagai kemaslahatan dunia maupun akhirat. Seorang muslim hidup dalam kesempatan yang terus berkurang seiring berjalannya waktu. Karena itu, ia perlu menjaga semangat, tekad, dan kesungguhan dalam mengerjakan kebaikan.
Ada tiga perkara, siapa yang mengumpulkannya, sungguh dia telah mengumpulkan keimanan: inshaf dari jiwamu, menebarkan salam kepada alam, dan berinfak bersama kefakiran. [Diriwayatkan oleh Al-Bukhâry secara Mu’allaq dan Al-Baihaqy]
Setiap nikmat yang tidak mendekatkan kepada Allah, maka hal tersebut adalah ujian/petaka. [Diriwayatkan oleh Ibnu Abid Dunyâ dalam Asy-Syukr Lillâh]
Perbanyaklah istighfar di rumah kalian, di depan hidangan kalian, di jalan, di pasar dan dalam majelis-majelis kalian dan dimana saja kalian berada! Karena kalian tidak tahu kapan turunnya ampunan!
Tidak ada satu perkara yang lebih berat atas jiwa daripada niat ikhlas, karena ia (seakan-akan –red.) tidak mendapat bagian apapun darinya.