بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Daurah Al-Khor Sabtu Pagi – Masjid At-Tauhid
Syarah Riyadhus Shalihin Bab 54-8
🎙️ Ustadz Abu Hazim Syamsuril Wa’di, SH, M.Pd, PhD. 𝓱𝓪𝓯𝓲𝔃𝓱𝓪𝓱𝓾𝓵𝓵𝓪𝓱.
📗 | Syarah: Prof. Dr. Khalid Utsman Ats-Tsabt 𝓱𝓪𝓯𝓲𝔃𝓱𝓪𝓱𝓾𝓵𝓵𝓪𝓱.
🗓️ Al-khor, 08 Jumadil Akhir 1447 / 29 November 2025
📗 | https://shamela.ws/book/9260/1546#p1
٥٤ ـ باب فضل البكاء من خشية الله تعالى وشوقا إليه
Bab 54: Keutamaan Menangis Karena Takut Kepada Allah ﷻ Dan Karena Rindu Pada-Nya.
Hadits ke-10/455: Dua Tetesan dan Dua Bekas yang Dicintai Allah ﷻ
١٠/٤٥٥ – وَعَنْ أَبِيْ أُمَامَةَ صُدَيٍّ بْنِ عَجْلَانِ الْبَاهِلِيّ رَو لََّّعَتُ، عَنِ الَّبِيّ صَ لَّهُ علَيهِوَسَلَّمَ قَالَ: ((لَيْسَ شَيْءُ أَحَبَّ إِلَى اللهِ تَعَالَى مِنْ قَظْرَتَيْنِ وَأَثَرَيْنِ: قَظْرَةً مِنْ دُمُوْعٍ فِيْ خَشْبَةِ اللهِ، وَقَظْرَةُ دَم
تُهْرَاقُ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ. وَأَمَّا الْأَثَرَانِ: فَأَتَرُ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ تَعَالَى، وَأَثَرُ فِي فَرِيْضَةٍ مِنْ فَرَائِضِ اللهِ تَعَالَى.)) (رواه الترمذي وقال: حديث حسين)
455. Dari Abu Umamah Shuday bin Ajlan al-Bahili Radhiyallahu’anhu, dari Nabi ﷺ , beliau bersabda: “Tidak ada yang lebih dicintai oleh Allah dari dua tetes dan dua bekas, yakni: tetes air mata karena takut kepada Allah dan tetes darah yang mengalir pada saat berjuang di jalan Allah. Adapun dua bekas adalah bekas berjuang di jalan Allah ﷻ dan bekas menjalankan salah satu dari berbagai kewajiban terhadap Allah ﷻ.” (HR. At-Tirmidzi, dan dia mengatakan: “Hadits ini hasan.”)
📗 Pengesahan Hadits
Hadits ini hasan, insya Allah. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (1669) dengan sanad hasan, di dalamnya terdapat al-Walid bin Jamil al-Filasthini, dan insya Allah dia adalah seorang yang shaduq. Tetapi dianggap dha’if oleh Abu Zar’ah dan Abu Hatim. Meskipun demikian, dia disetujui oleh Ali bin al-Madini, al-Bukhari, dan Abu Dawud. Perawi ini dinilai tsiqah oleh Ibnu Hibban.
Demikian itulah keadaan hadits hasan, di mana dia saling tarik ulur di antara shahih dan dha’if. Hadits ini lebih dekat kepada shahih, karena matannya dperkuat oleh hadits yang cukup banyak. Wallâhu a’lam.
📃 Kosa Kata Hadits
– Makna أَثَرُ : Bekas, yaitu sesuatu yang tertinggal dari suatu perkara sebagai petunjuk atas perkara tersebut.
📃 Penjelasan:
Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr Hafidzahullah mengutip pernyataan Imam Ibnul Qayyim rahimahullah bahwa ketidakmampuan seseorang menangis disebabkan karena kerasnya hati.
Kita lihat sahabat, Abu Bakar sering menangis karena kekhusyukan, rasa takut kepada Allah, dan kelembutan hatinya saat mendengarkan ayat-ayat Al-Qur’an atau mengingat wafatnya Nabi Muhammad ﷺ . Ia menangis bukan karena lemah, melainkan sebagai tanda keimanan yang mendalam, amalan hati yang lembut seperti saat menjadi imam shalat dan mendengarkan ayat Al-Qur’an, serta ketika menyadari isyarat wafatnya Nabi ﷺ.
Dua tetesan yang dicintai Allah ﷻ adalah:
- Menangis karena Takut Kepada Allah ﷻ.
- Darah yang menetes karena berjihad di jalan Allah ﷻ.
Syaratnya adalah Ikhlas karena Allah ﷻ. Jangan seperti Sahabat nabi yang bunuh diri saat berjihad. Ia melakukan hal tersebut karena tidak tahan menanggung sakit akibat luka perang yang dialaminya, dan bukan karena alasan agama. Rasulullah ﷺ menyatakan bahwa sahabat tersebut mati sebagai penghuni neraka karena niatnya berperang bukan semata-mata karena Allah ﷻ.
Dua bekas yang Dicintai Allah ﷻ adalah:
- Bekas berjuang di jalan Allah ﷻ. Seperti luka atau cacat karena berjihad.
- Bekas karena melakukan kewajiban kepada Allah ﷻ. Seperti:
- Bekas berjalan dalam shalat berjama’ah ke masjid.
- Capeknya badan karena berdiri dalam shalat.
- Bekas air wudhu.
- Bekas tempat shalat. Maka, para ulama menganjurkan pindah tempat shalat untuk memperbanyak tempat sujud yang bisa menjadi saksi.
- Ilmu yang bermanfaat bagi orang lain.
- Sedekah jariyah.
- Anak shaleh yang mendo’akan orang tuanya.
- Amalan yang ada langkah-langkah padanya seperti ke majelis ilmu.
Intinya dampak atau bekas amalan-amalan yang kita lakukan, termasuk hal yang dicintai Allah ﷻ.
💡 Kandungan Hadits
- Keutamaan menangis karena takut kepada Allah yang Mahatinggi, karena tangisan itu merupakan bukti keimanan kepada Allah yang sangat jujur.
- Keutamaan jihad dan pahala orang yang terluka atau keluar darah pada saat berjuang di jalan Allah sehingga yang tersisa padanya hanyalah bekas lukanya.
- Keutamaan ber-taqarrub kepada Allah dengan berbagai hal yang telah diwajibkan kepada hamba-hamba-Nya, serta berusaha agar bisa melaksanakannya seperti yang diperintahkan oleh-Nya.
- Dalam masalah ini ada banyak hadits, di antaranya hadits berikut:
Hadits No. 456
٤٥٦ – حَدِيْثُ الْعِرْبَاضِ بْنِ سَارِيَةَ رَضولِلَّهَ عَنهُ، قَالَ: ((وَعَظنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَ اللَه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَوْعِظَةً وَجِلَتْ مِنْهَا الْقُلُوْبُ، وَذَرَفَتْ مِنْهَا الْعُيُوْنُ.))
456. Dari al-Irbadh bin Sariyah Radhiyallahu’anhu, ia berkata; “Rasulullah pernah memberikan nasihat yang sangat mendalam kepada kami, yang nasihat itu dapat menggetarkan hati dan mencucurkan air mata.”
Pengesahan dan penjelasan hadits ini telah diberikan pada pembahasan hadits nomor (157), pada Bab “Perintah untuk Memelihara Sunnah”.
•┈┈┈┈┈┈•❀❁✿❁❀•┈┈┈┈┈•
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لا أَعْلَمُ
“Ya Allah, aku meminta pada-Mu agar dilindungi dari perbuatan syirik yang kuketahui dan aku memohon ampun pada-Mu dari dosa syirik yang tidak kuketahui”.
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم





