Artikel

Allah ﷻ bersumpah dalam dalam firman-Nya;

وَالْفَجْرِ

“Demi Waktu Shubuh” (QS. Al-Fajr: 1)

Berkata Abdullah bin ‘Abbas;

الْفَجْرُ هُوَ الْمُحَرَّمُ فَجْرُ السَّنَةِ

“Waktu subuh yang dimaksud yaitu subuh bulan Muharram, Fajr awal tahun”.

(Syu’abul Iman, 5/319)

Dari sahabat Abu Hurairah, Rasulullah ﷺ bersabda:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ شَهْرِ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ

“Puasa yang paling utama setelah bulan Ramadhan adalah puasa di bulan Allah Al-Muharram”.

(Sahih Muslim, no. 1163)

Dalam hadist ini, Nabi ﷺ menyandarkan bulan Muharram kepada diri-Nya, penyandaran bulan Muharram (Idhafah) kepada Zat Maha Agung menunjukkan agung & mulianya bulan itu.

Bulan Haram itu dalam setahun ada empat bulan dalam setahun, tiga bersambung dan satunya terpisah. Zulqa’dah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab.

Awal tahun Muharram dan akhir tahun Zulhijjah, dua bulan ini merupakan musim-musim ketaatan, seakan Allah ingin menghendaki keadaan hamba-hamba-Nya beriman selalu di apit dalam kebaikan.

Musim panas tiba… Bagi sebagian besar warga Asia di Timur Tengah, tentu sudah paham, summer tiba saatnya mudik bersilaturahmi mengunjungi orang tua atau kerabat.

Demikian juga bagi sebagian rekan kita di Qatar, atau bahkan warga pribumi sekalipun biasanya tamasya mencari suasana baru yang lebih dingin di negara lain. Subhanallah, inilah hembusan neraka yang dirasakan sebagian warga bumi tidak nyaman. Apatah lagi kondisi neraka yang sesungguhnya? Na’udzubillahi minan naar…

Namun yang ingin kita bahas bukan masalah ini, akan tetapi, adab-adab yang berkaitan dengan safar yang akan kita lakukan. Tentu saja dengan harapan agar bepergian kita bergelimang berkah. Happy traveling!

Beriman kepada takdir merupakan salah satu pondasi dari rukun iman yang enam. Barang siapa yang tidak beriman dengan takdir yang baik dan buruk, maka keimanan dia terhadap rukun-rukun iman yang lain tidak bermanfaat.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mempelajari ke enam rukun tersebut satu persatu dengan dasar-dasar ilmu yang cukup, sehingga kita dikatakan telah beriman kepada enam rukun iman tersebut.

Kiat-kiat agar Ibadah Kita Berkualitas

Allâh ﷻ berfirman pada surat Al-Anbiya’ ayat 107, yang artinya ”Dan tiadalah kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam (rahmatan lil alamin)”. Ayat tersebut menegaskan bahwa Nabi Muhammad ﷺ diutus untuk menyebarkan rahmat ke seluruh alam semesta.

Untuk dia menangkan atas agama yang lain yang dengannya muncul generasi terbaik, yaitu para sahabat bagi seluruh umat, baik dahulu maupun sekarang.

Ketahuilah wahai saudaraku, kita mengetahui kejelekan bukan untuk melakukannya. Akan tetapi, karena takut kejelekan tersebut menimpa diri kita. Apabila seorang insan berkenalan dengan dosa, lalu membuat dirinya takut dan menjauh dari dosa tersebut, maka itulah yang kita harapkan. Apabila seorang insan jahil (bodoh) terhadap dosa dan keharaman Alloh ﷻ, tidak mustahil dia akan terjerumus dalam kubangan dosa tanpa sadar.

Shubuh adalah salah satu waktu di antara beberapa waktu, di mana Allah Ta’ala memerintahkan umat Islam untuk mengerjakan shalat kala itu.

Betapa banyak kaum muslimin yang lalai dalam mengerjakan shalat shubuh. Mereka lebih memilih melanjutkan tidurnya ketimbang bangun untuk melaksanakan shalat. Jika kita melihat jumlah jama’ah yang shalat shubuh di masjid, akan terasa berbeda dibandingkan dengan jumlah jama’ah pada waktu shalat lainnya.

Amalan Ringan Pahala Besar

Diantara yang diajarkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam kepada kita adalah rutin mengamalkan amalan shalih meskipun amalan itu sedikit dan ringan, atau bahkan dipandang remeh oleh sebagian orang. Namun ternyata tanpa kita sangka, ternyata amalan tersebut mengandung pahala yang besar.

Berikut adalah beberapa amalan yang mudah dan ringan untuk dilakukan, namun besar pahalanya, berdasarkan hadits yang shahih

Kejujuran hendaknya tidak menjadi barang langka. Itulah dambaan setiap muslim yang fitrahnya lurus. Jika kejujuran mewarnai kehidupan setiap muslim, niscaya kebaikan akan menerangi dunia. Kaum Muslimin, pelaku kejujuran adalah calon-calon penghuni surga, tempat kebahagiaan abadi yang jauh lebih baik dari dunia. Imam Ibnu al-Qayyim rahimahullah menempatkan sifat jujur dengan perkataannya sebagai berikut, “Jujur adalah predikat […]

Allah subhanahu wata’aala berfirman di dalam Al-Qur’an: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ  “Wahai orang – orang yang beriman, peliharalah diri kalian dan keluarga kalian dari api Neraka, yang bahan bakarnya dari manusia dan batu. Penjaganya ialah malaikat-malaikat […]