• Alquran-Sunnah 1
    Ahlan wa Sahlan
    Selamat Datang di situs Al-Qurán Sunnah, Jika antum menemukan kesalahan, mohon kiranya untuk mengingatkan kami... Kami sampaikan Jazaakumullohukhoiron atas kunjungan antum wabarokallohufiikum...
  • Alquran-Sunnah 2
    Kenapa Al-Qurán dan Sunnah?
    Di antara perkara penting dalam mempelajari Al-Qur’an dan As-Sunnah adalah “pemahaman” (al-fahmu). Yaitu, kita diberikan pemahaman tentang apa yang diinginkan oleh Allah Ta’ala dan juga apa yang diinginkan (dimaksudkan) oleh Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  • Rawatlah Hati!
    Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,"Karena hati itu diciptakan untuk diketahui kegunaannya... maka mengarahkan penggunaan hati (yang benar) adalah (dengan cara menggunakannya untuk) berfikir dan menilai…”.

A. Sikap Ahlus Sunnah wal Jama’ah Terhadap Pelaku Bid’ah Ahlus Sunnah wal Jama’ah senantiasa membantah dan menentang para pelaku bid’ah dan selalu mencegah mereka untuk melakukannya, Perhatikanlah beberapa contoh di bawah ini: 1. Dari Ummu ad- Darda radiyallaahu ‘anhaa, Dia berkata, “Abu ad-Darda’ radiyallaahu ‘anhu datang menemuiku dalam keadaan jengkel. Lalu aku bertanya, “Ada apa […]

A. Timbulnya Bid’ah dalam Kehidupan Kaum Muslimin Dalam hal ini ada dua permasalahan: Pertama, waktu timbulnya Bid’ah. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullaah berkata, “Ketahuilah bahwa semua bid’ah yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan ibadah, terjadi pada umat Islam ini masa akhir-akhir kepemimpinan Khulafa’ur Rasyidin, sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam, مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى […]

A. Pengertian Bid’ah Bid’ah dalam bahasa: diambil dari kata الْبِدْعُ, artinya membuat sesuatu yang baru tanpa ada contoh sebelumnya, misalnya Allah Subhanahu waTa’ala berfirman, Artinya: “(Allah) Pencipta langit dan bumi.” (Al-Baqarah: 117). Maksudnya: Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi tanpa contoh sebelumnya. Allah Subhanahu waTa’ala berfirman, Artinya: “Katakanlah, ‘Aku bukanlah Rasul yang pertama di […]

A. Larangan Mencela Sahabat Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam Salah satu prinsip-prinsip utama yang dimiliki oleh Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah (kewajiban) selamatnya hati dan lidah mereka (dari mencela) sahabat-sahabat Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam, sebagaimana yang telah disifatkan oleh Allah Subhanahu waTa’ala dalam firmanNya, Artinya: “Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar), mereka berdoa, […]

A. Yang Dimaksud Sahabat dan yang Wajib Diyakini Tentang Mereka Sahabat ( الصَّحَابَـةُ ) adalah bentuk jama’ dari shahabi (صَحَـابِيْ), sahabat adalah orang yang bertemu dengan Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam, beriman kepadanya dan meninggal dalam keadaan demikian. Yang wajib diyakini tentang mereka yaitu bahwa para sahabat adalah sebaik-baiknya umat dan generasi, karena mereka terlebih dahulu […]

Ahlul bait adalah keluarga Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam yang diharamkan bagi mereka untuk menerima shadaqah (zakat). Mereka adalah keluarga Ali radiyallaahu ‘anhu, keluarga Ja’far, keluarga Aqil, keluarga al-Abbas, keturunan al-Harits bin Abdil Muththalib serta isteri-isteri Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam dan putera-puteri beliau. Hal itu berdasarkan firman Allah Subhanahu waTa’ala, Artinya: “Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan […]

Mutiara Salaf