Bulan Ramadlan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang diturunkan padanya Al Qurโan, bulan yang terdapat padanya malam yang lebih baik dari seribu bulan, dan setiap malamnya Allah Taโala memerdekakan hamba-hambaNya dari api Neraka. Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda:
ุฅูุฐูุง ููุงูู ุฃูููููู ููููููุฉู ู ููู ุฑูู ูุถูุงูู ุตููููุฏูุชู ุงูุดููููุงุทูููู ู ูุฑูุฏูุฉู ุงููุฌูููู ุ ููุบููููููุชู ุฃูุจูููุงุจู ุงููููุงุฑู ููููู ู ููููุชูุญู ู ูููููุง ุจูุงุจู ุ ููููุชูุญูุชู ุฃูุจูููุงุจู ุงููุฌููููุงูู ููููู ู ููุบููููู ู ูููููุง ุจูุงุจู ุ ููููุงุฏูู ู ูููุงุฏู : ููุง ุจูุงุบููู ุงููุฎูููุฑู ุฃูููุจููู ุ ููููุง ุจูุงุบููู ุงูุดููุฑูู ุฃูููุตูุฑู ููููููููู ุนูุชูููุงุกู ู ููู ุงููููุงุฑูููุฐููููู ููููู ููููููุฉู.
โApabila telah masuk malam pertama dari bulan Ramadlan, setan-setan yaitu jin-jin yang durhaka akan diikat, pintu-pintu Neraka akan dikunci dan tidak satupun pintu yang terbuka. Pintu-pintu surga akan dibuka dan tidak satupun pintu yang terkunci. Dan akan ada yang menyeru, โWahai orang yang menginginkan kebaikan kemarilah, dan wahai orang yang menginginkan keburukan tahanlah.โ Allah memerdekakan hamba-hambaNya dan itu terjadi pada setiap malam.โ (HR At Tirmidzi, ibnu Majah dan lainnya).
Kewajiban setiap muslim adalah berlomba-lomba mencari keberkahan bulan ini dengan banyak beramal shalih, agar kita termasuk orang-orang yang dimerdekakan oleh Allah dari api Neraka. Sungguh sangat merugi orang yang keluar dari bulan Ramadlan dalam keadaan tidak mendapat ampunan Allah Taโala. Jabir bin Abdillah radliyallahu โanhu berkata:
ุฃูููู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ูู ุณููููู ู ุฑููููู ุงููู ูููุจูุฑู ููููู ููุง ุฑููููู ุงูุฏููุฑูุฌูุฉู ุงููุฃููููู ููุงูู ุขู ููููู ุซูู ูู ุฑููููู ุงูุซููุงููููุฉู ููููุงูู ุขู ููููู ุซูู ูู ุฑููููู ุงูุซููุงููุซูุฉู ููููุงูู ุขู ููููู ููููุงูููุง ููุง ุฑูุณููููู ุงูููู ุณูู ูุนูููุงูู ุชููููููู ุขู ููููู ุซูููุงุซู ู ูุฑููุงุชู ููุงูู ููู ููุง ุฑูููููุชู ุงูุฏููุฑูุฌูุฉู ุงูุฃููููู ุฌูุงุกูููู ุฌูุจูุฑููููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ูู ุณููููู ู ููููุงูู ุดููููู ุนูุจูุฏู ุฃูุฏูุฑููู ุฑูู ูุถูุงูู ููุงููุณูููุฎู ู ููููู ููููู ู ููุบูููุฑู ูููู ููููููุชู ุขู ููููู ุซูู ูู ููุงูู ุดููููู ุนูุจูุฏู ุฃูุฏูุฑููู ููุงููุฏููููู ุฃููู ุฃูุญูุฏูููู ูุง ููููู ู ููุฏูุฎูููุงูู ุงููุฌููููุฉู ููููููุชู ุขู ููููู ุซูู ูู ููุงูู ุดููููู ุนูุจูุฏู ุฐูููุฑูุชู ุนูููุฏููู ููููู ู ููุตูููู ุนููููููู ููููููุชู ุขู ููููู.
Sesungguhnya Nabi shallallahu โalaihi wassallam menaiki mimbar, ketika beliau menaiki tangga yang pertama beliau bersabda, โAamiin.โ Ketika menaiki tangga kedua beliau berucap, โAamiin.โ Ketika menaiki tangga yang ketiga beliau berucap, โAamiin.โ Para shahabat berkata, โWahai Rasulullah, kami mendengar engkau mengucapkan Aamiin tiga kali.โ Beliau bersabda, โKetika aku menaiki tangga yang pertama, Jibril โalaihissalam datang kepadaku dan berkata, โCelaka hamba yang mendapati bulan ramadlan, setelah lepas darinya ternyata ia tidak diampuni dosa-dosanya.โ Akupun mengucapkan Aamiin. Kemudian ia berkata, โCelaka hamba yang mendapati kedua orang tuanya atau salah satunya namun tidak memasukkannya ke dalam surga. Akupun mengucapkan Aamiin. Kemudian ia berkata, โCelaka hamba yang disebutkan namamu di sisinya tetapi ia tidak bershalawat untukmu. Akupun mengucapkan Aamiin. (HR Al Bukhari dalam Al Adabul Mufrad[1]).
Setiap kita pasti tidak rela bila terkena doโa tersebut, maka tiada jalan kecuali bersungguh-sungguh menjalani ramadlan dengan banyak beramal shalih.
AMALAN-AMALAN DI BULAN RAMADLAN
Adapun amalan yang dapat kita lakukan di bulan Ramadlan adalah:
1. Shaum Ramadlan.
ุนููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉู ููุงููููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ู ููู ุตูุงู ู ุฑูู ูุถูุงูู ุฅููู ูุงููุง ููุงุญูุชูุณูุงุจูุง ุบูููุฑู ูููู ู ูุง ุชูููุฏููู ู ู ููู ุฐูููุจููู. ุฑูุงู ุงูุจุฎุงุฑู ูู ุณูู
Dari Abu Hurairah ia berkata, โRasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda: โBarang siapa yang berpuasa ramadlan karena iman dan berharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah laluโ. (HR Bukhari dan Muslim).
Shoum adalah ibadah yang agung di sisi Allah, Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda:
ููููู ุนูู ููู ุงุจููู ุขุฏูู ู ููุถูุงุนููู ุงููุญูุณูููุฉู ุนูุดูุฑู ุฃูู ูุซูุงููููุง ุฅูููู ุณูุจูุนูู ูุงุฆูุฉู ุถูุนููู ููุงูู ุงูููููู ุนูุฒูู ููุฌูููู ุฅููุงูู ุงูุตููููู ู ููุฅูููููู ููู ููุฃูููุง ุฃูุฌูุฒูู ุจููู ููุฏูุนู ุดูููููุชููู ููุทูุนูุงู ููู ู ููู ุฃูุฌูููู ูููุตููุงุฆูู ู ููุฑูุญูุชูุงูู ููุฑูุญูุฉู ุนูููุฏู ููุทูุฑููู ููููุฑูุญูุฉู ุนูููุฏู ููููุงุกู ุฑูุจูููู. ููููุฎูููููู ููููู ุฃูุทูููุจู ุนูููุฏู ุงูููููู ู ููู ุฑููุญู ุงููู ูุณููู
โSemua amal anak Adam dilipat gandakan; satu kebaikan ditulis sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Azza wa Jalla berfirman, โKecuali shoum karena ia untukKu, dan Aku yang akan membalasnya; ia meninggalkan syahwat dan makanannya karenaKu.โ Orang yang berpuasa mendapatkan dua kegembiraan: kegembiraan ketika berbuka puasa, dan kegembiraan ketika bertemu dengan Rabbnya. Bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah dari minyak kesturi.โ (HR Bukhari dan Muslim dan ini adalah lafadz Muslim).
Pada hari kiamat, shoum akan datang memberikan syafaโat kepada pelakunya. Nabi shallallahu โalaihi wasallam bersabda:
ุงูุตููููุงู ู ููุงููููุฑูุขูู ููุดูููุนูุงูู ููููุนูุจูุฏู ููููู ู ุงููููููุงู ูุฉู ููููููู ุงูุตููููุงู ู ุฃููู ุฑูุจูู ู ูููุนูุชููู ุงูุทููุนูุงู ู ููุงูุดููููููุงุชู ุจูุงููููููุงุฑู ููุดููููุนูููู ููููู ููููููููู ุงููููุฑูุขูู ู ูููุนูุชููู ุงููููููู ู ุจูุงูููููููู ููุดููููุนูููู ููููู ููุงูู ููููุดููููุนูุงูู
โShiyam dan al Qurโan akan memberikan syafaโat kepada hamba pada hari kiamat. Shiyam berkata,โYa Rabb, aku telah mencegahnya dari makanan dan syahwatnya di waktu siang maka beri aku syafaโat untuknya. Al Qurโan berkata,โYa Rabb, aku telah mencegahnya tidur di waktu malam, beri aku syafaโat untuknya.โ (HR Ahmad).[2]
Bahkan, orang yang berpuasa akan disediakan pintu khusus ke surga, pintu itu bernama Royyan, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam:
ุฅูููู ููู ุงููุฌููููุฉู ุจูุงุจูุง ููููุงูู ูููู ุงูุฑูููููุงูู ููุฏูุฎููู ู ููููู ุงูุตููุงุฆูู ูููู ููููู ู ุงููููููุงู ูุฉู ูุงู ููุฏูุฎููู ู ูุนูููู ู ุฃูุญูุฏู ุบูููุฑูููู ู ููููุงูู ุฃููููู ุงูุตููุงุฆูู ูููู ููููุฏูุฎูููููู ู ููููู ููุฅูุฐูุง ุฏูุฎููู ุขุฎูุฑูููู ู ุฃูุบููููู ููููู ู ููุฏูุฎููู ู ููููู ุฃูุญูุฏ
โSesungguhnya surga mempunyai pintu yang bernama Ar Rayyan yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa pada hari kiamat, tidak selain mereka yang memasukkinya. Akan dikatakan,โDimana orang-orang yang berpuasa? Merekapun dari pintu tersebut. Apabila semuanya telah masuk, akan dikunci dan tidak ada yang memasukkinya seorangpun.โ (HR Bukhari dan Muslim).
Namun, berapa banyak orang yang berpuasa akan tetapi ia tidak mendapatkan apa-apa kecuali menahan haus dan lapar, sebagaimana sabda Nabi shallallahu โalaihi wasallam:
ุฑูุจูู ุตูุงุฆูู ู ุญูุธูููู ู ููู ุตูููุงู ููู ุงููุฌููุนู ููุงููุนูุทูุดู
โBerapa banyak orang berpuasa yang tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali hanya menahan lapar dan dahaga saja.โ (HR Ibnu Majah).[3]
Hal itu terjadi karena ia tidak berpuasa dari apa yang Allah haramkan, ia seakan menganggap bahwa puasa itu hanya menahan diri dari pembatal-pembatal puasa saja, dalam hadits:
ู ููู ููู ู ููุฏูุนู ูููููู ุงูุฒูููุฑู ููุงููุนูู ููู ุจููู ุ ููููููุณู ููููููู ุญูุงุฌูุฉู ุฃููู ููุฏูุนู ุทูุนูุงู ููู ููุดูุฑูุงุจูู
โBarang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan selalu mengamalkannya, maka Allah tidak butuh kepada puasanya.โ (HR Bukhari).[4]
Karena hakikat shaoum adalah menahan dari dari segala sesuatu yang tidak bermanfaat untuk kehidupan akhirat kita, sebagaimana disebutkan dalam hadits:
ููููุณู ุงูุตููููุงู ู ู ููู ุงูุฃููููู ููุงูุดููุฑูุจู ุฅููููู ูุง ุงูุตููููุงู ู ู ููู ุงููููุบููู ููุงูุฑููููุซ
โBukanlah shoum itu sebatas menahan diri dari makanan dan minuman, akan tetapi shoum adalah menjauhi perkara yang sia-sia dan kata-kata kotor.โ (HR Ibnu Khuzaimah).[5]
Syarat dan Rukun puasa.
Adapun rukun puasa ada dua, pertama adalah niat dan kedua adalah menahan diri dari semua perkara yang membatalkan puasa seperti makan dan minum dengan sengaja, jimaโ di siang hari, haidl dan nifas, muntah dengan sengaja dan murtad dari agama islam. Kaidah yang hendaknya kita ketahui adalah bahwa tidak boleh kita mengklaim bahwa sesuatu itu membatalkan puasa kecuali dengan dalil syariโat yang shahih. Barang siapa yang yang melakukan pembatal-pembatal puasa dengan sengaja maka tidak bermanfaat baginya qodlo, kewajiban ia adalah bertaubat kepada Allah. Sedangkan bila ia melakukannya karena udzur maka hendaklah ia mengqodlo.
Adapun syarat-syarat wajibnya puasa ada enam yaitu: Muslim, baligh, berakal, mempunyai kemampuan untuk berpuasa, muqim tidak safar, dan tidak haidl dan nifas.
2. Qiyam ramadlan.
ุนููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉูุฃูููู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุงูู ู ููู ููุงู ู ุฑูู ูุถูุงูู ุฅููู ูุงููุง ููุงุญูุชูุณูุงุจูุง ุบูููุฑู ูููู ู ูุง ุชูููุฏููู ู ู ููู ุฐูููุจููู. ุฑูุงู ุงูุจุฎุงุฑู ูู ุณูู
Dari abu Hurairah sesungguhnya Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda: โBarang siapa yang qiyamulail di bulan ramadlan karena iman dan berharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah laluโ. (HR Bukhari dan muslim).
Qiyam Ramadlan adalah ibadah yang berpahala besar yang senantiasa dirutinkan oleh para shahabat dan generasi setelahnya. Nabi shallallahu โalaihi wasallam pernah melakukannya secara berjamaโah selama tiga malam, lalu beliau tinggalkan karena khawatir di wajibkan atas umatnya. Imam Abdurrazzaq meriwayatkan dalam mushannafnya (2/264 no 7746) dengan sanad yang shahih kepada Aisyah rdliyallahu โanha, ia berkata:
ุตููููู ุฑูุณููููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ูู ุณููููู ู ููููููุฉู ููู ุดูููุฑู ุฑูู ูุถูุงูู ููู ุงููู ูุณูุฌูุฏู ููู ูุนููู ููุงุณู ุซูู ูู ุตููููู ุงูุซููุงููููุฉู ููุงุฌูุชูู ูุนู ุชููููู ุงููููููููุฉู ุฃูููุซูุฑู ู ููู ุงููุฃูููููู ููููู ููุง ููุงููุชู ุงูุซููุงููุซูุฉู ุฃููู ุงูุฑููุงุจูุนูุฉู ุงู ูุชูููุฃู ุงููู ูุณูุฌูุฏู ุญูุชููู ุบูุตูู ุจูุฃููููููู ููููู ู ููุฎูุฑูุฌู ุฅูููููููู ู ููุฌูุนููู ุงููููุงุณู ููููุงุฏููููููู ุงูุตููููุงุฉู ููููู ููุง ุฃูุตูุจูุญู ููุงูู ุนูู ูุฑู ุจููู ุงููุฎูุทููุงุจู ู ูุง ุฒูุงูู ุงููููุงุณู ููููุชูุธูุฑููููููู ุงููุจูุงุฑูุญูุฉู ููุง ุฑูุณููููู ุงูููู ููุงูู ุฃูู ูุง ุฃูููููู ููู ู ููุฎููู ุนูููููู ุฃูู ูุฑูููู ู ููููููููููู ุฎูุดูููุชู ุฃููู ููููุชูุจู ุนูููููููู ู.
โSuatu malam Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam shalat di bulan Ramadlan di masjid bersama beberapa orang. Di malam kedua beliau kembali shalat, dan orang-orang yang ikut shalat lebih banyak dari malam pertama. Ketika di malam ketiga atau keempat, masjid menjadi penuh sampai-sampai beliau masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar. Maka orang-orang memanggil beliau, โShalat !โ Di pagi harinya, Umar bin Al Khathab berkata, โTadi malam orang-orang menunggumu hai Rasulullah.โ Beliau bersabda, โPerbuatan mereka tidak tersembunyi bagiku, akan tetapi aku khawatir di wajibkan atas mereka.โ
Dan dalam hadits Abu Dzarr, beliau berkata:
ุตูู ูููุง ู ูุนู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููููู ู ููุตูููู ุจูููุง ุญูุชููู ุจููููู ุณูุจูุนู ู ููู ุงูุดููููุฑู ููููุงู ู ุจูููุง ุญูุชููู ุฐูููุจู ุซูููุซู ุงูููููููู ุซูู ูู ููู ู ููููู ู ุจูููุง ููู ุงูุณููุงุฏูุณูุฉู ููููุงู ู ุจูููุง ููู ุงููุฎูุงู ูุณูุฉู ุญูุชููู ุฐูููุจู ุดูุทูุฑู ุงูููููููู ููููููููุง ูููู ููุง ุฑูุณูููู ุงูููููู ูููู ูููููููุชูููุง ุจููููููุฉู ููููููุชูููุง ููุฐููู ููููุงูู ุฅูููููู ู ููู ููุงู ู ู ูุนู ุงููุฅูู ูุงู ู ุญูุชููู ููููุตูุฑููู ููุชูุจู ูููู ููููุงู ู ููููููุฉู ุซูู ูู ููู ู ููุตูููู ุจูููุง ุญูุชููู ุจููููู ุซูููุงุซู ู ููู ุงูุดููููุฑู ููุตููููู ุจูููุง ููู ุงูุซููุงููุซูุฉู ููุฏูุนูุง ุฃููููููู ููููุณูุงุกููู ููููุงู ู ุจูููุง ุญูุชููู ุชูุฎููููููููุง ุงููููููุงุญู ููููุชู ูููู ููู ูุง ุงููููููุงุญู ููุงูู ุงูุณููุญููุฑู
โKami berpuasa bersama Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam, beliau tidak sholat malam (berjamaโah) dengan kami sampai tersisa tujuh hari dari bulan Ramadlan. Maka beliau qiyam (pada malam 23) bersama kami hingga lewat sepertiga malam. Kemudian beliau tidak qiyam dengan kami pada enam hari tersisa, dan kembali qiyam dengan kami pada lima hari tersisa (malam 25) hingga lewat tengah malam. Lalu kami berkata: โWahai Rasulullah, bagaimana bila sisa malam ini kita gunakan untuk shalat sunnah ?โ Nabi shallallahu โalaihi wasallam bersabda: โBarang siapa yang sholat bersama imam sampai selesai, maka dituliskan untuknya sholat semalam suntukโ.
Kemudian beliau tidak qiyam bersama kami sampai tersisa tiga hari bulan Ramadlan, beliau memanggil istri-istrinya dan keluarganya, beliau pun qiyam dengan kami (di malam 27) hingga kami khawatir tidak sempat melakukan al falah. Aku berkata: โApa itu al Falah ?โ ia berkata: โSahurโ. (HR At Tirmidzi, ibnu Majah, ibnu Hibban, ibnu Khuzaimah dan lainnya. At Tirmidzi berkata: โHadits hasan shahihโ.)
Dalam hadits ini disebutkan bahwa orang yang qiyam bersama imam sampai selesai, dituliskan untuknya shalat semalam suntuk. Ini adalah keutamaan yang besar bagi orang yang melakukannya. Hadits ini juga menunjukkan bahwa Rasulullah dan para shahabat melakukan shalat tarawih di awal malam, bukan di akhir malam dan itulah waktu yang paling utama untuk shalat tarawih.
Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam melakukan qiyam ramadlan secara berjamaโah hanya tiga malam saja karena beliau khawatir di wajibkan atas umatnya. Namun setelah wafat, tidak mungkin lagi wahyu turun dan tidak mungkin diwajibkan. Oleh karena itu Umar memandang untuk kembali dilaksanakan qiyam ramadlan dengan satu imam. Imam Al Bukhari meriwayatkan dalam shahihnya dari Abdurrahman bin Al Qari ia berkata:
ุฎูุฑูุฌูุชู ู ูุนู ุนูู ูุฑู ุจููู ุงููุฎูุทููุงุจู ุฑูุถููู ุงูููู ุนููููู ููููููุฉู ููู ุฑูู ูุถูุงูู ุฅูููู ุงููู ูุณูุฌูุฏู ููุฅูุฐูุง ุงููููุงุณู ุฃูููุฒูุงุนู ู ูุชูููุฑูููููููู ููุตููููู ุงูุฑููุฌููู ููููููุณููู ููููุตููููู ุงูุฑููุฌููู ููููุตููููู ุจูุตููุงูุชููู ุงูุฑููููุทู ููููุงูู ุนูู ูุฑู: ุฅููููู ุฃูุฑูู ูููู ุฌูู ูุนูุชู ููุคูููุงุกู ุนูููู ููุงุฑูุฆู ููุงุญูุฏู ููููุงูู ุฃูู ูุซููู ุซูู ูู ุนูุฒูู ู ููุฌูู ูุนูููู ู ุนูููู ุฃูุจูููู ุจููู ููุนูุจู ุซูู ูู ุฎูุฑูุฌูุชู ู ูุนููู ููููููุฉู ุฃูุฎูุฑูู ููุงููููุงุณู ููุตูููููููู ุจูุตููุงูุฉู ููุงุฑูุฆูููู ู ููุงูู ุนูู ูุฑู ููุนูู ู ุงููุจูุฏูุนูุฉู ููุฐููู ููุงูููุชูู ููููุงู ููููู ุนูููููุง ุฃูููุถููู ู ููู ุงูููุชูู ููููููู ููููู ููุฑูููุฏู ุขุฎูุฑู ุงูููููููู ููููุงูู ุงููููุงุณู ููููููู ููููู ุฃูููููููู.
โAku keluar bersama Umar bin Al Khathab radliyallahu โanhu suatu malam di bulan Ramadlan menuju masjid. Ternyata manusia berpencar pencar; ada yang shalat sendirian, dan ada yang berjamaah dengan beberapa orang. Umar berkata: โAku memandang seandainya dikumpulkan kepada satu imam saja, tampaknya lebih bagus.โ Kemudian beliau bertekad kuat melakukannya. Di malam yang lain, aku keluar bersamanya, sementara manusia shalat berjamaโah dengan imam mereka. Umar berkata, โSebaik-baik bidโah adalah ini. Dan waktu yang biasa mereka tidur padanya lebih baik dari yang mereka bangun padanya[6]โ. Maksudnya akhir malam dan dahulu mereka melakukannya di awal malam.
Perkataan Umar: โSebaik-baiknya bidโahโ. Maksudnya adalah bidโah secara bahasa, dan bukan bidโah secara istilah. Karena bagaimana mungkin disebut bidโah secara istilah sementara perbuatan itu pernah dilakukan oleh Rasulullah shallalahu โalaihi wasallam. Kemudian Rasulullah meninggalkannya karena khawatir diwajibkan atas umatnya sedangkan kaidah berkata: โSuatu ibadah yang pernah dilakukan oleh Rasulullah, kemudian ditinggalkan oleh beliau karena khawatir diwajibkan, maka boleh melakukannya setelah Rasulullah wafat, karena alasan khawatir diwajibkan telah hilang.
Jumlah rakaโat qiyamullail.
Disunnahkan tidak melebihi sebelas rakaโat, karena itu yang dipilih oleh Nabi shallallahu โalaihi wasallam untuk dirinya dan yang paling utama, sebagaimana dalam hadits Aisyah radliyallahu โanha:
ู ูุง ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ููุฒููุฏู ููู ุฑูู ูุถูุงูู ูููุงู ููู ุบูููุฑููู ุนูููู ุฅูุญูุฏูู ุนูุดูุฑูุฉู ุฑูููุนูุฉู : ููุตููููู ุฃูุฑูุจูุนูุง ูููุงู ุชูุณูุฃููู ุนููู ุญูุณูููููููู ููุทููููููููู ุซูู ูู ููุตููููู ุฃูุฑูุจูุนูุง ูููุงู ุชูุณูุฃููู ุนููู ุญูุณูููููููู ููุทููููููููู ุซูู ูู ููุตููููู ุซููุงูุซูุง
โRasulullah shallallahu โalaihi wasallam tidak pernah lebih dari sebelas rakaโat baik di bulan Ramadlan maupun di bulan lain, beliau sholat empat jangan kamu tanya tentang bagus dan panjangnya. Kemudian beliau shalat empat jangan kamu tanya btentang bagus dan panjangnya, kemudian beliau shalat tiga.โ HR Bukhari dan Muslim.
Namun apakah boleh melebihi sebelas rakaโat? Ini menjadi perselisihan diantara para ulama; mayoritas ulama salaf dan belakangan berpendapat boleh lebih dari sebelas rakaโat, bahkan Al Qadli โIyadl berkata, โTidak ada perselisihan diantara ulama bahwa shalat malam tidak ada batasannya dimana tidak boleh ditambah atau dikurangi, karena shalat malam adalah termasuk ketaatan yang apabila bertambah maka bertambah pula pahalanya. Yang menjadi perselisihan adalah perbuatan Nabi shallallahu โalaihi wasallam yang merupakan pilihan beliau untuk dirinya sendiri.โ
Pendapat yang penulis pilih adalah pendapat mayoritas ulama yang membolehkan lebih dari sebelas rakaโat, berdasarkan hadits:
ุตููุงูุฉู ุงูููููููู ู ูุซูููู ู ูุซูููู ุ ููุฅูุฐูุง ุฎูุดููู ุฃูุญูุฏูููู ู ุงูุตููุจูุญู ุตููููู ุฑูููุนูุฉู ุชููุชูุฑู ูููู ู ูุง ููุฏู ุตููููู
โShalat malam itu dua rakaโat dua rakaโat, apabila salah seorang darimu khawatir masuk shubuh, hendaklah ia shalat satu rakaโat witir sebagai pengganjil shalatnya.โ HR Bukhari dan Muslim.
Hadits ini mutlak tidak memberikan batasan jumlah, adapun hadis Aisyah di atas tidak dapat mengkhususkan keumuman hadits ini karena beberapa alasan:
Pertama: Hadits Aisyah itu menceritakan tentang perbuatan Nabi shallallahu โalaihi wasallam, sedangkan perbuatan tidak bisa mengkhususkan sabda Nabi shallallahu โalaihi wasallam, sebagaimana disebutkan dalam kitab ushul fiqih.
Kedua: Nabi shallallahu โalaihi wasallam tidak memerintahkan agar shalat malam hanya sebelas rakaโat saja, namun sebatas perbuatan beliau sedangkan semata-mata perbuatan hanya menghasilkan hukum sunnah.
Ketiga: Nabi shallallahu โalaihi wasallam tidak melarang melebihi sebelas rakaโat, oleh karena itu Syaikhul Islam ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, โQiyam Ramadlan tidak ditentukan oleh Nabi jumlah tertentu, beliau hanya tidak menambah melebihi tiga belas rakaโat di bulan Ramadlan maupun di bulan lainnyaโฆ siapa yang meyakini bahwa jumlah qiyam Ramadlan ditentukan oleh Nabi shallallahu โalaihi wasallam yang tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang maka ia telah salah.โ[7]
3. Tadarus Al Qurโan.
Membaca Al Qurโan adalah ibadah yang agung dan dzikir yang paling utama. Al Qurโan akan memberikan syafaโat kepada setiap orang yang membacanya, sebagaimana dalam hadits:
ุงููุฑูุกููุง ุงููููุฑูุขูู ููุฅูููููู ููุฃูุชูู ุดูุงููุนูุง ููุฃูุตูุญูุงุจููู ููููู ู ุงููููููุงู ูุฉ
โBacalah Al Qurโan, sesungguhnya ia akan datang memberikan syafaโat kepada para pembacanya pada hari kiamat.โ HR Ahmad[8] dan lainnya.
Nabi shallallahu โalaihi wasallam menjanjikan pahala yang besar untuk orang yang membaca Al Qurโan, beliau bersabda:
ู ููู ููุฑูุฃู ุญูุฑูููุง ู ููู ููุชูุงุจู ุงูููู ูููููู ุจููู ุญูุณูููุฉูุ ููุงููุญูุณูููุฉู ุจูุนูุดูุฑูุฉู ุฃูู ูุซูุงููููุง ุฃูู ูุง ุฅููููู ููุง ุฃูููููู: ุงูู ุญูุฑูููุ ูููููููู ุฃููููู ุญูุฑููู ููููุงู ู ุญูุฑููู ููู ููู ู ุญูุฑููู
โSiapa yang membaca satu huruf dari kitabullah, maka ia mendapat satu kebaikan, dan satu kebaikan tersebut dihitung sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.โ HR At Tirmidzi[9] dan lainnya.
Bulan Ramadlan adalah bulan Al Qurโan, dahulu Nabi shallallahu โalaihi wasallam di setiap bulan Ramadlan tadarus Al Qurโan bersama malaikat Jibril โalaihissalam. Ibnu Abbas berkata:
ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุฃูุฌูููุฏู ุงููููุงุณู ููููุงูู ุฃูุฌูููุฏู ู ูุง ููููููู ููู ุฑูู ูุถูุงูู ุญูููู ููููููุงูู ุฌูุจูุฑูููู ููููุงูู ุฌูุจูุฑูููู ููููููุงูู ููู ููููู ููููููุฉู ู ููู ุดูููุฑู ุฑูู ูุถูุงูู ููููุฏูุงุฑูุณููู ุงููููุฑูุขูู
โRasulullah shallallahu โalaihi wasallam adalah orang yang paling dermawan, dan beliau bertambah kedermawanannya di bulan Ramadlan ketika bertemu dengan malaikat Jibril, dan Jibril menemui beliau di setiap malam bulan Ramadlan untuk mudarosah (mempelajari) Al Qurโan.. (HR Al Bukhari).[10]
Hadits ini menunjukkan bahwa Nabi shallallahu โalaihi wasallam tadarus Al Qurโan bersama Jibril โalaihissalam di malam bulan Ramadlan, ini menunjukkan bahwa waktu yang paling utama untuk membaca Al Qurโan dan mempelajarinya di bulan Ramadlan adalah di waktu malam. Dan ini juga ditunjukkan oleh sebuah hadits:
ุงูุตููููุงู ู ููุงููููุฑูุขูู ููุดูููุนูุงูู ููููุนูุจูุฏู ููููู ู ุงููููููุงู ูุฉู ููููููู ุงูุตููููุงู ู ุฃููู ุฑูุจูู ู ูููุนูุชููู ุงูุทููุนูุงู ู ููุงูุดููููููุงุชู ุจูุงููููููุงุฑู ููุดููููุนูููู ููููู ููููููููู ุงููููุฑูุขูู ู ูููุนูุชููู ุงููููููู ู ุจูุงูููููููู ููุดููููุนูููู ููููู ููุงูู ููููุดููููุนูุงูู
โShoum dan Al Qurโan akan memberikan syafaโat kepada seorang hamba pada hari kiamat. Shoum berkata, โYa Rabb, aku telah mencegahnya dari makanan dan syahwat di waktu siang, izinkan aku memberi syafaโat untuknya.โ Al Qurโan berkata, โAku telah mencegahnya tidur di waktu malam, izinkan aku memberi syafaโat untuknya. Keduanya pun diberi izin untuk memberi syafaโat.โ HR Ahmad dan lainnya.[11]
Hadits ini menunjukkan keutamaan membaca Al Qurโan di bulan Ramadlan, oleh karena itu dahulu salafushalih lebih banyak menyibukkan dirinya dengan membaca Al Qurโan ketika datang bulan Ramadlan. Syaikh Muhammad bin Shalih โUtsaimin rahimahullah berkata, โDahulu salafushalih memperbanyak membaca Al Qurโan di bulan Ramadlan, dalam shalat dan dalam kesempatan lainnya. Imam Az Zuhri rahimahullah apabila telah masuk Ramadlan berkata, โIa hanyalah untuk membaca Al Qurโan dan memberi makan.โ Imam Malik rahimahullah apabila telah datang bulan Ramadlan meninggalkan membaca hadits dan majelis-majelis ilmu dan lebih menyibukkan diri dengan membaca Al Qurโan dari mushhaf. Imam Qatadah biasanya mengkhatam Al Qurโan di setiap tujuh hari, dan di bulan Ramadlan beliau mengkhatam setiap tiga hariโฆ[12]
Imam Abdurrazzaq bin Hammam Ash Shanโani berkata, โSufyan Ats Tsauri apabila telah masuk bulan Ramadlan, beliau meninggalkan semua ibadah (yang sunnah) dan bersungguh-sungguh membaca Al Qurโan. Dan Aisyah radliyallahu โanha membaca mushaf di awal siang di bulan Ramadlan, apabila matahari telah terbit beliapun tidur.โ[13]
4. Memperbanyak shodaqoh.
Dalam hadits ibnu Abbas yang telah kita sebutkan tadi disebutkan: โRasulullah shallallahu โalaihi wasallam adalah orang yang paling dermawan, dan beliau bertambah kedermawanannya di bulan Ramadlanโฆ al hadits.
Hadits tersebut memberikan faidah kepada kita bahwa kedermawanan hendaknya lebih di tingkatkan lagi di bulan Ramadlan. Mengapa Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam lebih meningkatkan kedemawanan di bulan Ramadlan secara khusus?? Al Hafidz ibnu Rajab menyebutkan banyak faidah mengapa demikian. Beliau berkata, โMeningkatnya kedermawanan Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam di bulan Ramadlan secara khusus memberikan faidah yang banyak, diantaranya:
Pertama: Bertepatan dengan waktu yang mulia dimana amalan dilipatkan gandakan pahalanya bila bertepatan dengan waktu yang mulia.
Kedua: Membantu orang-orang yang berpuasa, sholat malam, dan berdzikir dalam ketaatan mereka, sehingga orang yang membantu itu mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang dibantu. Sebagaimana orang yang memberikan persiapan perang kepada orang lain mendapat pahala seperti orang yang berperang.
Ketiga: Allah amat dermawan kepada hamba-hamabNya di bulan Ramadlan dengan memberikan kepada mereka rahmat, ampunan dan kemerdekaan dari api Neraka, terutama di malam lailatul qodar. Allah merahmati hamba-hambaNya yang kasih sayang, sebagaimana Sabda Nabi shallallahu โalaihi wasallam:
ุฅููููู ูุง ููุฑูุญูู ู ุงูููููู ู ููู ุนูุจูุงุฏููู ุงูุฑููุญูู ูุงุกู.
โSesungguhnya Allah hanyalah menyayangi hamba-hambaNya yang penyayang.โ HR Bukhari dan Muslim.[14]
Barang siapa yang dermawan kepada hamba-hamba Allah, maka Allahpun akan dermawan kepadanya dengan karuniaNya, dan balasan itu sesuai dengan jenis amalan.
Keempat: Menggabungkan puasa dan sedekah adalah sebab yang memasukkan ke dalam surga, sebagaimana dalam hadits Ali Radliyallahu โanhu Nabi shallallahu โalaihi wasallam bersabda:
ุฅูููู ููู ุงููุฌููููุฉู ุบูุฑูููุง ุชูุฑูู ุธููููุฑูููุง ู ููู ุจูุทููููููุง ููุจูุทููููููุง ู ููู ุธููููุฑูููุง ููููุงู ู ุฃูุนูุฑูุงุจูููู ููููุงูู ููู ููู ูููู ููุง ุฑูุณูููู ุงูููููู ููุงูู ููู ููู ุฃูุทูุงุจู ุงููููููุงู ู ููุฃูุทูุนูู ู ุงูุทููุนูุงู ู ููุฃูุฏูุงู ู ุงูุตููููุงู ู ููุตููููู ููููููู ุจูุงูููููููู ููุงููููุงุณู ููููุงู
โSesungguhnya di dalam surga terdapat kamar-kamar yang luarnya terlihat dari dalamnya, dan dalamnya terlihat dari luarnya.โ Seorang arab badui berdiri dan berkata, โUntuk siapa wahai Rasulullah?โ Rasulullah bersabda, โUntuk orang yang membaguskan perkatannya, memberi makan, senantiasa berpuasa, dan shalat malam karena Allah sementara manusia sedang terlelap tidur.โ HR At Tirmidzi.[15]
Amalan-amalan yang disebutkan dalam hadits ini semuanya ada dalam bulan Ramadlan, maka terkumpul pada seorang mukmin puasa, qiyamullail, shodaqoh, dan berbicara baik karena orang yang sedaang berpuasa dilarang melakukan perbuatan sia-sia dan kotor.
Kelima: Menggabungkan antara puasa dan shodaqoh lebih memberikan kekuatan yang lebih untuk menghapus dosa dan menjauhi api Neraka, terlebih bila ditambah sholat malam. Dalam hadits yang shahih Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam mengabarkan bahwa puasa adalah perisai[16]. Beliau juga mengabarkan bahwa shodaqoh itu dapat memadamkan kesalahan sebagaimana air dapat memadamkan api[17].
Keenam: Orang yang berpuasa tentunya tidak lepas dari kekurangan dan kesalahan, maka shodaqoh dapat menutupi kekurangan dan kesalahan tersebut, oleh karena itu diwajibkan zakat fithr di akhir Ramadlan sebagai pensuci bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kata-kata yang kotor.
Faidah lainnya adalah yang disebutkan oleh imam Asy Syafiโi, beliau berkata, โAku suka bila seseorang meningkatkan kedermawanan di bulan Ramadlan karena mengikuti Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam, juga karena kebutuhan manusia kepada perkara yang memperbaiki kemashlatan mereka, dan karena banyak manusia yang disibukkan dengan berpuasa dari mencari nafkah.โ[18]
Banyak hadits yng menjelaskan keutamaan shodaqoh, diantaranya hadits:
ู ููู ุชูุตูุฏูููู ุจูุนูุฏููู ุชูู ูุฑูุฉู ู ููู ููุณูุจู ุทููููุจู ููููุง ููููุจููู ุงูููู ุฅููููุง ุงูุทูููููุจู ููุฅูููู ุงูููู ููุชูููุจููููููุง ุจูููู ููููููู ุซูู ูู ููุฑูุจูููููุง ููุตูุงุญูุจูููุง ููู ูุง ููุฑูุจููู ุฃูุญูุฏูููู ู ููููููููู ุญูุชููู ุชููููููู ู ูุซููู ุงููุฌูุจููู.
โSiapa yang bershodaqoh dengan sebutir kurma dari hasil usaha yang halal, dan Allah tidak menerima kecuali yang halal, maka Allah akan menerima dengan tangan kananNya, lalu mengembang biakkannya sebagaimana seseorang dari kamu mengembang biakkan anak kudanya sehingga menjadi sebesar gunung.โ HR Bukhari dan Muslim[19].
Namun hendaknya orang yang ingin bershodaqoh mendahulukan yang wajib sebelum yang sunnah, karena ia lebih besar pahalanya, sebagaimana dalam hadits:
ุฏููููุงุฑู ุฃูููููููุชููู ููู ุณูุจูููู ุงูููููู ููุฏููููุงุฑู ุฃูููููููุชููู ููู ุฑูููุจูุฉู ููุฏููููุงุฑู ุชูุตูุฏููููุชู ุจููู ุนูููู ู ูุณูููููู ููุฏููููุงุฑู ุฃูููููููุชููู ุนูููู ุฃููููููู ุฃูุนูุธูู ูููุง ุฃูุฌูุฑูุง ุงูููุฐูู ุฃูููููููุชููู ุนูููู ุฃููููููู
โDinar yang kamu infakkan di jalan Allah, dinar yang kamu infakkan untuk memerdekakan hamba sahaya, dinar yang kamu infakkan kepada fakir miskin, dan dinar yang kamu infakkan kepada istrimu, yang paling besar pahalanya adalah dinar yang kamu infakkan kepada istrimu.โ HR Muslim.[20]
5. Menyegerakan berbuka puasa.
Nabi shallallahu โalaihi wasallam memerintahkan umatnya agar menyegerakan berbuka puasa, bahkan menjadikannya sebagai tonggak kebaikan umat islam. Beliau bersabda:
ูุงู ููุฒูุงูู ุงููููุงุณู ุจูุฎูููุฑู ู ูุง ุนูุฌูููููุง ุงููููุทูุฑ
โManusia (umat islam) senantiasa baik selama mereka bersegera berbuka puasa.โ HR Bukhari dan Muslim.
Dalam hadits Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda:
ูุงู ููุฒูุงูู ุงูุฏููููู ุธูุงููุฑูุง ู ูุง ุนูุฌูููู ุงููููุงุณู ุงููููุทูุฑู ูุฃูููู ุงูููููููุฏู ููุงููููุตูุงุฑูู ููุคูุฎููุฑููู
โAgama ini senantiasa menang selama manusia bersegera berbuka, karena Yahudi dan Nashrani mengakhir-akhirkan berbuka puasa.โ HR Abu Dawud dan ibnu majah[21].
Yang dimaksud dengan bersegera berbuka puasa adalah bersegera berbuka ketika matahari telah terbenam walaupun langit masih terlihat terang, sebagaimana dalam hadits Abdullah bin Abi Aufa radliyallahu โanhu berkata:
ุณูุฑูููุง ู ูุนู ุฑูุณูููู ุงูููููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ูููููู ุตูุงุฆูู ู ููููู ููุง ุบูุฑูุจูุชู ุงูุดููู ูุณู ููุงูู ยซ ููุง ุจููุงููู ุงููุฒููู ููุงุฌูุฏูุญู ููููุง ยป. ููุงูู ููุง ุฑูุณูููู ุงูููููู ูููู ุฃูู ูุณูููุชู. ููุงูู ยซ ุงููุฒููู ููุงุฌูุฏูุญู ููููุง ยป. ููุงูู ููุง ุฑูุณูููู ุงูููููู ุฅูููู ุนููููููู ููููุงุฑูุง. ููุงูู ยซ ุงููุฒููู ููุงุฌูุฏูุญู ููููุง ยป. ููููุฒููู ููุฌูุฏูุญู ููุดูุฑูุจู ุฑูุณูููู ุงูููููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ุซูู ูู ููุงูู ยซ ุฅูุฐูุง ุฑูุฃูููุชูู ู ุงูููููููู ููุฏู ุฃูููุจููู ู ููู ููุง ููููุง ููููุฏู ุฃูููุทูุฑู ุงูุตููุงุฆูู ู ยป. ููุฃูุดูุงุฑู ุจูุฃูุตูุจูุนููู ููุจููู ุงููู ูุดูุฑููู.
โKami berjalan bersama Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam yang sedang berpuasa, ketika matahari telah tenggelam, beliau bersabda, โHai Bilal turunlah dan sediakan makanan berbuka untuk kita.โ Bilal berkata, โWahai Rasulullah, jika engkau menunggu agak sore lagi?โ beliau bersabda, โTurunlah dan sediakan makanan berbuka untuk kita.โ Bilal berkata, โWahai Rasulullah, langit masih terang.โ Beliau bersabda, โTurunlah dan sediakan makanan berbuka untuk kita.โ Bilalpun turun dan mempersiapkannnya, lalu Nabi shallallahu โalaihi wasallam minum, kemudian beliau bersabda, โApabila malam telah datang dari arah sana, maka telah masuk waktu berbuka puasa.โ Beliau menunjuk ke arah timur. (HR Abu Dawud[22] dan lainnya dengan sanad shahih).
Hadits-hadits yang menyebutkan keutamaan taโjil (bersegera berbuka puasa) memberikan kepada kita banyak faidah, diantaranya:
Pertama: Agama ini akan sentiasa menang selama umat islam menyelisihi kaum ahlul kitab dan tidak menyerupai mereka dalam seluruh sisi kehidupan.
Kedua: Berpegang kepada islam hendaknya menyeluruh (kaffah), sebagaimana firman Allah Taโala:
ููุงุฃููููููุงุงูููุฐููููู ุกูุงู ูููููุง ุงุฏูุฎูููููุง ููู ุงูุณููููู ู ููุงูููุฉ
โWahai orang-orang yang beriman hendaklah kamu masuk islam secara kaffah.โ (Al Baqarah: 208).
Kita tidak boleh memilah masalah pokok dengan masalah parsial, atau memilah antara cangkang dan inti, karena sikap seperti ini adalah bidโah yang diada-adakan di zaman ini. Bila masalah taโjil yang banyak diremehkan oleh kaum muslimin ini dianggap sebagai tonggak kejayaan islam, maka itu menunjukkan bahwa syariโat islam sekecil apapun tidak boleh dianggap remeh, karena semua itu berasal dari Allah pencipta langit dan bumi.
Ketiga: Kejadian-kejadian memilukan yang menimpa kaum muslimin di negeri-negeri islam tidak boleh menjadikan kita membeda-bedakan syariโat Allah atau bahkan menganggap sepele masalah-masalah yang dianggap parsial. Ketika kita mengingkari suatu bidโah, banyak orang yang berkata, โMengapa kamu menyibukkan diri dengan masalah-masalah sepele, sementara kaum muslimin dibantai??โ apakah ia tidak sadar bahwa kehinaan kaum muslimin disebabkan jauhnya mereka dari ajaran islam yang benar, sebagaimana disebutkan dalam hadits:
ู ูุง ููููููุชูููู ู ุนููููู ููุงุฌูุชูููุจูููู ุ ููู ูุง ุฃูู ูุฑูุชูููู ู ุจููู ููุงููุนููููุง ู ููููู ู ูุง ุงุณูุชูุทูุนูุชูู ู ุ ููุฅููููู ูุง ุฃููููููู ุงูููุฐูููู ู ููู ููุจูููููู ู ููุซูุฑูุฉู ู ูุณูุงุฆูููููู ู ููุงุฎูุชููุงูููููู ู ุนูููู ุฃูููุจูููุงุฆูููู ู
โApa-apa yang aku larang tinggalkanlah, dan apa-apa yang aku perintahkan lakukanlah semampu kamu, karena sesungguhnya yang membinasakan orang-orang sebelum kamu adalah banyak bertanya dan menyelisi Nabi-Nabi mereka.โ HR Bukhari dan Muslim.
6. Memperhatikan adab-adab berbuka puasa.
Setelah menjelaskan keutamaan taโjil, kita akan menjelaskan adab-adab berbuka puasa yang hendaknya diperhatikan oleh setiap orang yang berbuka puasa, diantara adabnya adalah:
Adab Pertama: Berbuka sebelum shalat maghrib.
Berdasarkan hadits Anas radliyallahu โanhu, ia berkata:
ุฃูููู ุฑูุณูููู ุงูููููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ููุงูู ููููุทูุฑู ููุจููู ุฃููู ููุตูููููู ุนูููู ุฑูุทูุจูุงุชู
โSesungguhnya Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam berbuka dengan ruthab sebelum shalat (maghrib).โ HR Abu Dawud dan lainnya[23].
Di negeri kita ini ada sebuah fenomena yang harus diingatkan, yaitu banyak kaum muslimin ketika berbuka mereka langsung makan besar sehingga meninggalkan shalat berjamaโah di masjid, tentunya ini tidak sesuai dengan petunjuk Nabi shallallahu โalaihi wasallam. Bagusnya kita berbuka dahulu dengan kurma lalu pergi ke masjid untuk shalat berjamaโah, kemudian bila kita ingin melanjutkan makan, kita lakukan setelah shalat maghrib, agar tidak terluput dari keutamaan besar shalat berjamaโah di masjid.
Adab Kedua: Berbuka dengan ruthab, bila tidak ada maka dengan kurma, bila tidak ada maka dengan air.
Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam menganjurkan agar berbuka dengan kurma, bila tidak ada maka dengan air. Senbagaimana dalam hadits Anas bin Malik radliyallahu โanhu:
ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ููููุทูุฑู ุนูููู ุฑูุทูุจูุงุชู ููุจููู ุฃููู ููุตูููููู ููุฅููู ููู ู ุชููููู ุฑูุทูุจูุงุชู ููุนูููู ุชูู ูุฑูุงุชู ููุฅููู ููู ู ุชููููู ุญูุณูุง ุญูุณูููุงุชู ู ููู ู ูุงุกู.
โRasulullah shallallahu โalaihi wasallam berbuka dengan ruthab (kurma basah) sebelum shalat (maghrib), bila ruthab tidak ada beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), bila tidak ada juga beliau berbuka dengan air.โ HR Abu Dawud dan lainnya.
Berbuka dengan ruthab amat bermanfaat untuk kesehatan lambung, terlebih setelah kita menahan lapar seharian sangat sesuai bila berbuka dengan ruthab atau kurma, agar lambung diperkuat terlebih dahulu sebelum dimasukkan makanan yang berat, dan khasiat kurma juga banyak sebagaimana yang disebutkan oleh para ahlinya.
Adab Ketiga: Membaca doโa berbuka puasa.
Doโa yang shahih adalah hadits ibnu Umar:
ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ุฅูุฐูุง ุฃูููุทูุฑู ููุงูู ยซ ุฐูููุจู ุงูุธููู ูุฃู ููุงุจูุชููููุชู ุงููุนูุฑูููู ููุซูุจูุชู ุงูุฃูุฌูุฑู ุฅููู ุดูุงุกู ุงูููููู ยป.
โRasulullah shallallahu โalaihi wasallam apabila telah bberbuka, beliau mengucapkan: โTelah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah tetap pahala insyaa Allah.โ HR Abu Dawud[24] dan lainnya.
Adapun doโa yang terkenal di negeri kita, yaitu:
ุงููููููู ูู ูููู ุตูู ูุชู ููุจููู ุขู ูููุชู ููุนูููู ุฑูุฒููููู ุฃูููุทูุฑูุชู ุจูุฑูุญูู ูุชููู ููุง ุฃูุฑูุญูู ู ุงูุฑููุงุญูู ููููู
โYa Allah aku berpuasa karenaMu, aku beriman kepadaMu, dan aku berbuka dengan rizkiMu, dengan rahmatMu wahai Dzat yang Maha kasih sayang.โ
Ini adalah lafadz yang dibuat-buat dan tidak ada asalnya. Ya, ada riwayat yang menyebutkan, namun tidak ada tambahan: โwabika aamantu.โ Juga tidak ada: โbirohmatika yaa arhamarrahimin.โ Yaitu hadits:
ุนููู ู ูุนูุงุฐู ุจููู ุฒูููุฑูุฉู : ุฃูููููู ุจูููุบููู ุฃูููู ุงููููุจูููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ููุงูู ุฅูุฐูุง ุฃูููุทูุฑู ููุงูู :ยซ ุงููููููู ูู ูููู ุตูู ูุชู ููุนูููู ุฑูุฒููููู ุฃูููุทูุฑูุชู ยป.
โDari Muโadz bin Zahroh sampai kepadanya bahwa Nabi shallallahu โalaihi wasallam apabila berbuka mengucapkan: โAllahumma laka shumtu wa โala rizqika afthartu (Ya Allah aku berpuasa karenaMu, dan aku berbuka dengan rizkiMu).โ
Hadits ini dikeluarkan oleh Abu dawud (2360) dan lainnya, semuanya dari jalan Hushain bin Abdurrahman dari Muโadz bin Zahroh. Dan sanad ini mempunyai dua cacat:
Pertama: Mursal, karena Muโadz bin Zahroh bukan shahabat.
Kedua: Muโadz bin Zahroh ini majhul, tidak ada yang meriwayatkan darinya kecuali Hushain ini. Ibnu Abi hatim menyebutkannya dalam kitab Al jarhu wattaโdil namun beliau tidak menyebutkan celaan (jarh) tidak pula pujian (taโdil).
Namun hadits ini mempunyai syahid dari hadits Anas dan ibnu Abbas. Adapun hadits Anas diriwayatkan oleh Ath Thbarani dalam Al Muโjam Ash Shaghier (2/133 no 912) dan Al Ausath (7549) dari jalan Ismaโil bin Amru Al bajali haddatsana Dawud bin Az Zabarqon haddatsana Syuโbah dari Tsabit Al bunani dari Anas bin Malik bahwa Nabi shallallahu โalaihi wasallam apabila berbuka mengucapkan: โBismillah Allahumma laka shumtu wa โala rizqika afthartu.โ
Sanad ini sangat lemah karena ada dua cacat:
Pertama: Ismaโil bin Amru Al bajali dikatakan oleh Adz Dzahabi, โIa dianggap lemah oleh banyak ulama.โ
Kedua: Dawud bin Az Zabarqon. Al Hafidz ibnu hajar berkata dalam taqribnya: โMatruk dan dianggap pendusta oleh Al Azdi.โ
Adapun hadits ibnu Abbas, diriwayatkan oleh Ad Daroquthni dalam sunannya (2/185 no 26) dan lainnya dari jalan Abdul Malik bin Harun bin โAntaroh dari ayahnya dari kakeknya dari ibnu Abbas bahwa Nabi shallallahu โalaibhi wasallam apabila berbuka mengucapkan: โAllahumma laka shumnaa wa โalaa rizqika afthornaa Allahumma taqobbal minna innaka antassamiโul โaliim.โ
Sanad hadits ini sangat lemah juga, dalam sanadnya terdapat Abdul malik bin Harun, dikatakan oleh Adz Dzahabi dalam kitab diwan dluโafa: โtarokuuh (para ulama meninggalkannya), As Saโdi berkata, โDajjal.โ[25]
Karena dua syahid ini sangat lemah maka tidak dapat menguatkan hadits tersebut. Wallahu aโlam. Adapun tambahan โwa bika aamantuโ dan โbirohmatika yaa Arhamarrohiminโ adalah tambahan yang tidak ada asalnya sama sekali. Allahul mustaโan.
7. Memberi makan untuk orang yang berbuka puasa.
Memberi makan orang yang berbuka puasa adalah ibadah yang agung, sebagaimana dalam hadits:
ู ููู ููุทููุฑู ุตูุงุฆูู ุงู ุ ููุงูู ูููู ู ูุซููู ุฃุฌูุฑููู ุ ุบูููุฑู ุฃููููู ูุงู ููููููุตู ู ููู ุฃุฌูุฑู ุงูุตููุงุฆูู ู ุดูููุกู
โBarang siapa yang memberi makan untuk berbuka orang yang berpuasa, maka ia mendapat seperti pahalanya, akan tetapi pahala orang yang berpuasa tidak berkurang sedikitpun.โ HR At Tirmidzi, ibnu Majah, Ahmad dan lainnya.
8. Sahur.
Sesungguhnya sahur adalah sunnah yang sangat ditekankan, dan ia mempunyai beberapa keutamaan, yaitu:
Pertama: Sahur adalah makanan yang berkah, Nabi shallallahu โalaihi wasallam bersabda:
ุชูุณูุญููุฑููุง ููุฅูููู ููู ุงูุณููุญููุฑู ุจูุฑูููุฉ
โBersahurlah karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat keberkahan.โ HR Muslim.
Dalam hadits lain Nabi shallallahu โalahi wasallam bersabda:
ุงููุจูุฑูููุฉู ููู ุซูููุงุซูุฉู: ููู ุงููุฌูู ูุงุนูุฉูุ ููุงูุซููุฑููุฏู ุ ููุงูุณููุญููุฑ
โKeberkahan ada pada tiga; berjamaโah, tsarid, dan sahur.โ HR Ath Thabrani[26].
Kedua: Allah Subhanahu wa Taโala dan para malaikatNya bershalawat kepada orang-orang yang bersahur, Nabi shallallahu โalaihi wasallam bersabda:
ุฅูููู ุงูููููู ุนูุฒูู ููุฌูููู ููู ููุงุฆูููุชููู ููุตููููููู ุนูููู ุงููู ูุชูุณูุญููุฑูููู.
โSesungguhnya Allah dan malaikatNya bershalawat atas orang-orang yang sahur.โ HR Ath Thabrani dalam Al Muโjamul Ausath[27].
Ketiga: Sebagai pembeda antara puasa kaum muslimin dan puasa ahlul kitab.
Nabi shallallahu โalaihi wasallam bersabda:
ููุตููู ู ูุง ุจููููู ุตูููุงู ูููุง ููุตูููุงู ู ุฃููููู ุงููููุชูุงุจู ุฃูููููุฉู ุงูุณููุญูุฑ
โPembeda antara puasa kita dengan puasa Ahlul Kitab adalah makan sahur.โ HR Muslim.
Adab-adab sahur.
Disana ada beberapa adab yang hendaknya kita perhatikan dalam bersahur, yaitu:
1. Bersahur dengan kurma.
ููุนูู ู ุณูุญููุฑู ุงููู ูุคูู ููู ุงูุชููู ูุฑ
โSebaik-baik makanan sahur bagi seorang mukmin adalah kurma.โ HR Abu Dawud[28] dan lainnya.
2. Mengakhirkan waktu sahur.
Waktu sahur yang dilakukan oleh Nabi shallallahu โalaihi wasallam tidak jauh dari waktu fajar, sebagaimana dalam hadits Anas dari Zaid bin Tsabit ia berkata:
ุชูุณูุญููุฑูููุง ู ูุนู ุฑูุณูููู ุงูููููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ุ ุซูู ูู ููุงู ู ุฅูููู ุงูุตูููุงูุฉู ููููุชู : ููู ู ููุงูู ุจููููู ุงูุฃูุฐูุงูู ููุจููููู ุงูุณููุญููุฑูุ ููุงูู : ููุฏูุฑู ุฎูู ูุณูููู ุขููุฉู.
โKami pernah bersahur bersama Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam.โ Anas berkata, โBerapa jarak waktu antara adzan dan sahur ?โ Ia menjawab, โSekitar membaca 50 ayat.โ HR Bukhari dan Muslim[29].
Dan itulah yan diamalkan oleh para shahabat setelahnya, Amru bin Maimun Al Audi berkata, โPara shahabat Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam adalah orang yang paling cepat berbuka dan paling lambat bersahur.โ[30] Al hafidz ibnu Hajar ketika menjelaskan bab: โTaโjil sahur.โ Dalam shahih Bukhari berkata, โMaksudnya mempercepat makan sebagai isyarat bahwa dahulu sahur itu mendekati terbitnya fajar. Lalu beliau membawakan riwayat Imam Malik dalam muwathaโnya dari jalan Abdullah bin Abu bakar dari ayahnya berkata, โDahulu selesai sholat malam kami bersegera makan sahur karena takut fajar menyingsing.โ[31]
Namun di zaman ini kita melihat penyimpangan dari sunnah dalam bersahur, kita melihat mereka bersahur sekitar jam satu atau jam dua malam. Tentunya fenomena ini sangat tidak sesuai dengan petunjuk Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam dan para shahabat serta para ulama setelahnya.
Hukum imsak.
Ditambah lagi mereka mengada-adakan sebuah perkara baru, yaitu yang disebut dengan imsak, dengan melarang makan dan minum sekitar 10 menit sebelum fajar dengan alasan kehati-hatian. Padahal bila kita perhatikan, pengadaan imsak ini bertentangan dengan hadits, kaidah ushul fiqih dan apa yang difatwakan oleh para ulama.
Adapun hadits, Abu Dawud (no 2352) meriwayatkan dalam sunannya dari jalan Hammad dari Muhammad bin Amru dari Abu Salamah dari Abu Hurairah radliyallahu โanhu bahwa Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda:
ุฅูุฐูุง ุณูู ูุนู ุฃูุญูุฏูููู ู ุงููููุฏูุงุกู ููุงูุฅูููุงุกู ุนูููู ููุฏููู ูููุงู ููุถูุนููู ุญูุชููู ููููุถููู ุญูุงุฌูุชููู ู ูููู
โApabila salah seorang dari kamu mendengar adzan sementara gelas masih ada di tangannya, janganlah ia meletakkannya sampai ia menyelesaikan hajatnya.โ[32]
Dan dalam riwayat Ahmad (2/510) dengan tambahan: โDan muadzin beradzan ketika fajar telah menyingsing.โ Tambahan ini membantah pendapat yang mengatakan bahwa adzan yang dimaksud adalah adzan sebelum fajar.
Hadits ini mengecualikan keumuman ayat dalam surat Al Baqarah: 187 yang artinya: โMakan dan minumlah sampai menjadi jelas bagimu benang putih dari benang hitam dari fajar.โ Bahkan sebagian shahabat ada yang berpendapat lebih dari ini, mereka memperbolehkan sahur sampai fajar benar-benar telah menjadi jelas dan terang, silahkan dirujuk kitab Fathul Bari 4/136-137[33].
Adapun kaidah ushul, sebuah kaidah fiqih berkata:
ุงูุฃุตู ุจูุงุก ู ุง ูุงู ุนูู ู ุง ูุงู
โPada asalnya sesuatu itu tetap pada asalnya terdahulu.โ
Ketika seseorang ragu apakah telah masuk fajar atau belum, lalu ia makan dan ternyata fajar telah masuk, maka tidak batal puasanya, karena pada asalnya malam masih ada sampai ada bukti yang kuat yang menunjukkan bahwa fajar telah menyingsing. Ibnu Abbas radliyallahu โanhu berkata, โAllah menghalalkan makan dan minum sahur selama kamu masih ragu sampai kamu tidak merasa ragu.โ HR Abdurrazzaq[34]. Ibnul Mundzir berkata, โIni adalah pendapat mayoritas ulama.โ[35] Jadi, kehati-hatian yang diklaim itu sebenarnya adalah was-was yang tidak boleh kita ikuti.
Adapun fatwa ulama, Al Hafidz ibnu Hajar Al โAsqolani rahimahullah berkata, โTermasuk bidโah yang mungkar adalah yang terjadi di zaman ini, yaitu mengumandangkan adzan kedua sebelum fajar menyingsing sekitar sepertiga jam, dan mematikan lampu-lampu untuk dijadikan tanda haramnya makan dan minum bagi orang yang ingin berpuasa. Mereka lakukan itu dengan alasan kehati-hatian dalam ibadah..[36]
Yang terjadi di zaman Al Hafidz tersebut serupa dengan pengadaan imsak di zaman ini, karena sama-sama beralasan kehati-hatian dalam ibadah. Ya, kehati-hatian dalam beribadah adalah terpuji selama tidak terjerat dalam was-was dan menyelisihi sunnah.
9. Umrah.
Umrah di bulan Ramadlan mempunyai keistimewaan lebih dibandingkan dengan umroh di bulan lainnya. Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dalam shahihnya bahwa Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda:
ููุฅูููู ุนูู ูุฑูุฉู ููู ุฑูู ูุถูุงูู ุชูููุถูู ุญูุฌููุฉู ู ูุนููู.
โSesungguhnya umroh di bulan Ramadlan sama dengan haji bersamaku.โ
Ini tentunya adalah kesempatan yang besar untuk meraih pahala yang besar di sisi Allah, terutama bagi mereka yang diberikan keluasan harta oleh Allah Subhanahu wataโala.
10. Iโtikaf.
Iโtikaf adalah ibadah yang senantiasa dilakukan oleh Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam terutama di sepuluh terakhir bulan Ramadlan, Abu Hurairah radliyallahu โanhu berkata:
ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ููุนูุชููููู ููู ููููู ุฑูู ูุถูุงูู ุนูุดูุฑูุฉู ุฃููููุงู ู ููููู ููุง ููุงูู ุงููุนูุงู ู ุงูููุฐูู ููุจูุถู ููููู ุงุนูุชููููู ุนูุดูุฑูููู ููููู ูุง.
โRasulullah shallallahu โalaihi wasallam beriโtikaf pada setiap bulan Ramadlan sepuluh hari. Ketika di tahun yang beliau meninggal padanya beliau beriโtikaf dua puluh hari lamanya.โ HR Bukhari[37].
Waktu iโtikaf yang paling utama adalah sepuluh hari terakhir bulan Ramadlan sebagaimana dalam hadits Aisyah radliyallahu โanha:
ุฃูููู ุงููููุจูููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ููุงูู ููุนูุชููููู ุงููุนูุดูุฑู ุงูุฃูููุงุฎูุฑู ู ููู ุฑูู ูุถูุงูู ุญูุชููู ุชููููููุงูู ุงูููููู.
โSesungguhnya Nabi shallallahu โalaihi wasallam beriโtikaf di sepuluh terakhir bulan Ramadlan sampai beliau Allah mewafatkan beliau.โ HR Bukhari dan Muslim[38].
Tempat iโtikaf adalah masjid bukan di rumah, sebagaimana firman Allah Taโala:
ููุฃูููุชูู ู ุนูุงูููููููู ููู ุงููู ูุณูุงุฌูุฏู
โSementara kalian beri-tikaf di masjid-masjid.โ QS Al Baqarah: 187.
Namun para ulama berpendapat apakah yang dimaksud masjid dalam ayat tersebut, sebagian ulama berpendapat bahwa yang dimaksud adalah hanya tiga masjid saja, berdasarkan hadits:
ููุง ุงุนูุชูููุงูู ุฅููููุง ููู ุงููู ูุณูุงุฌูุฏู ุงูุซููููุงุซูุฉู.
โTidak ada iโtikaf kecuali di tiga masjid.โ
Sedangkan (jumhur) mayoritas ulama berpendapat disyariโatkan iโtikaf di setiap masjid berdasarkan keumuman ayat di atas. Namun jumhur berselisihan masjid seperti apa yang diperbolehkan padanya iโtikaf, kebanyakan berpendapat masjid jamiโ yaitu masjid yang ditegakkan padanya shalat jumโat.
Disunnah untuk masuk ke masjid setelah maghrib di tanggal dua puluh Ramadlan, dan masuk ke tempat iโtikaf setelah shalat fajar tanggal 21 Ramadlan, berdasarkan hadits Aisyah:
ููุงูู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ูู ุณููููู ู ููุนูุชููููู ููู ุงููุนูุดูุฑู ุงููุฃูููุงุฎูุฑู ู ููู ุฑูู ูุถูุงูู ููููููุชู ุฃูุถูุฑูุจู ูููู ุฎูุจูุงุกู ููููุตููููู ุงูุตููุจูุญู ุซูู ูู ููุฏูุฎููููู.
โNabi shallallahu โalaihi wasallam beriโtikaf di sepuluh terakhir bulan Ramadlan, dahulu aku yang memasangkan kemah untuk beliau, beliau shalat shubuh lalu masuk ke dalamnya.โ HR Bukhari[39].
Orang yang beriโtikaf hendaklah menjauhi dua perkara yang membatalkan iโtikafnya, yaitu keluar dari masjid dengan tanpa udzur syarโiy dan berjimaโ dengan istri[40]. Dan hendaklah mereka yang beriโtikaf menyibukkan dirinya dengan ketaโatan seperti shalat, membaca Al Qurโan, istighfar, dan sebagainya serta tidak dilalaikan dengan sesuatu yang sia-sia.
11. Zakat Fithr.
Zakat fithr adalah kafarat (penebus) bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kata-kata yang tidak baik ketika ia berpuasa, ibnu Abbas radliyallahu โanhu berkata:
ููุฑูุถู ุฑูุณูููู ุงูููููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ุฒูููุงุฉู ุงููููุทูุฑู ุทูููุฑูุฉู ูููุตููุงุฆูู ู ู ููู ุงููููุบููู ููุงูุฑููููุซู ููุทูุนูู ูุฉู ููููู ูุณูุงูููู
โRasulullah shallallahu โalaihi wasallam mewajibkan zakat fithr sebagai pensuci bagi orang yang berpuasa dari perbuatan yang sia-sia dan kata-kata yang tidak baik, dan sebagai makanan untuk orang-orang miskin.โ HR Abu dawud[41] dan lainnya.
Ia diwajibkan atas setiap kaum muslimin sebanyak satu shoโ, Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam bersabda:
ููุฑูุถู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุฒูููุงุฉู ุงููููุทูุฑู ุตูุงุนูุง ู ููู ุชูู ูุฑู ุฃููู ุตูุงุนูุง ู ููู ุดูุนููุฑู ุนูููู ุงููุนูุจูุฏู ููุงููุญูุฑูู , ููุงูุฐููููุฑู ููุงููุฃูููุซูู , ููุงูุตููุบููุฑู ููุงููููุจููุฑู ู ููู ุงููู ูุณูููู ูููู , ููุฃูู ูุฑู ุจูููุง ุฃููู ุชูุคูุฏููู ููุจููู ุฎูุฑููุฌู ุงููููุงุณู ุฅูููู ุงูุตููููุงุฉ
โRasulullah shallallahu โalaihi wasallam mewajibkan zakat fithr satu shoโ kurma atau satu shoโ syaโir (gandum), atas hamba sahaya dan merdeka, laki-laki dan wanita, anak kecil dan dewasa dari kaum muslimin, dan beliau memerintahkan agar zakat fithr dibagikan sebelum manusia keluar menuju sholat.โ HR Bukhari dan Muslim[42].
Waktu pembagiannya yang wajib adalah sebelum sholat โied sebagaimana yang ditunjukkan oleh hadits di atas. Namun diperbolehkan membayarnya sehari atau dua hari sebelum ied, Nafiโ berkata, โIbnu Umar memberikannya kepada orang yang berhak menerimanya, dan dahulu mereka membagikannya sebelum โiedul fithr sehari atau dua hari.โ[43] Adapun setelah sholat โied maka pelakunya berdosa namun ia tetap wajib mengeluarkannya dengan ijmaโ ulama, karena zakat fithr adalah hak para hamba[44].
Pada asalnya zakat fithr tidak boleh dibayar dengan uang, karena Nabi shallallahu โalaihi wasallam hanya mewajibkan zakat fithr dengan satu shoโ dari makanan, padahal di zaman beliau ada dinar dan dirham. Namun bila keadaannya darurat atau dibutuhkan atau ada kemashlahatan yang besar maka tidak mengapa dengan uang. Wallahu aโlam.
Adapun mustahiqnya hanya fakir miskin saja, karena zakat fithr termasuk zakat badan bukan zakat harta, karena dalam hadits ibnu Abbas di atas disebutkan bahwa zakat fithr berfungsi sebagai pensuci, ini menunjukkan bahwa ia adalah kafarat sehingga lebih serupa dengan membayar kafarat, sedangkan membayar kafarat itu hanya untuk fakir miskin saja, oleh karena itu ibnu Abbas menyebutkan bahwa zakat fithr itu sebagai makanan untuk fakir miskin. Dan ini adalah pendapat yang dikuatkan oleh Syaikhul islam ibnu Taimiyah rahimahullah[45].
12. Memperbanyak berdoโa dan dzikir.
Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam mengabarkan bahwa doโa orang yang berpuasa itu dikabulkan, beliau bersabda:
ุซูููุงุซู ุฏูุนูููุงุชู ู ูุณูุชูุฌูุงุจูุงุชู: ุฏูุนูููุฉู ุงูุตููุงุฆูู ูุ ููุฏูุนูููุฉู ุงููู ูุณูุงููุฑูุ ููุฏูุนูููุฉู ุงููู ูุธููููู ู
โAda tiga doโa yang diijabah: doโa orang yang berpuasa, doโa musafir dan doโa orang yang dizalimi.โ HR Al Baihaqi dalam Syuโabul Iman[46].
Ini adalah kesempatan yang baik agar doโa kita diijabah oleh Allah subhanahu wataโala, maka hendaklah seorang yang berpuasa banyak disibukkan dengan berdoโa kepada Allah dan juga berdzikir, agar lisan kita selamat dari perbuatan yang sia-sia dan kata-kata yang tidak baik.
[1] No 644 dan dishahihkan oleh Syaikh Al Bani rahimahullah.
[2] Dan dishahihkan oleh Syaikh Al Bani dalam shahih targhib no 984.
[3] No 1690 dan Syaikh Al Bani berkata, โHasan shahih.โ
[4] No 1804.
[5] No 1996 dan pentahqiqnya yaitu Syaikh Al Aโzami berkata, โShahih.โ
[6] Maksud Umar adalah bahwa shalat tarawih di awal malam lebih utama dari shalat tarawih di akhir malam. Karena di luar Ramadlan, para shahabat biasa tidur di awal malam dan bangun pada sepertiga malam. Ini menunjukkan bahwa waktu shalat tarawih yang paling utama adalah di awal malam, sebagaimana juga ditunjukkan oleh perbuatan Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam dalam hadits di atas.
[7] Majmuโ fatawa 27/272-273.
[8] Musnad Ahmad no 22213.
[9] Sunan At Tirmidzi no 2910.
[10] No 6.
[11] Musnad imam Ahmad no 6626 dari hadits Abdullah bin Amru. Lihat shahih targhib no 1429.
[12] Majalis Ramadlan hal. 24 oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al โUtsaimin.
[13] Lathaif Ramadlan hal. 318-319 karya Al Hafidz ibnu Rajab 795H.
[14] Bukhari no 1284 dan Muslim no 923.
[15] Sunan At Tirmidzi no 1985. Dalam sanadnya terdapat Abdurrahman bin Ishaq Al kufi, ia dianggap lemah oleh Al Hafidz ibnu hajar dalam taqribnya, namun Hadits ini mempunyai syahid dari hadits Abu Malik Al Asyโari yang diriwayatkan oleh imam Ahmad 5/343, dan hadits ibnu Umar yang diriwayatkan oleh Al Hakim dalam mustadraknya 1/80, dishahihkan oleh Al hakim dan dihasankan oleh Syaikh Al bani.
[16] HR Bukhari no 1894 dan Muslim no 1151.
[17] HR At Tirmidzi no 2619, beliau berkata, โHadits hasan shahih.โ
[18] Lathaif Al Maโarif hal 310-315 dengan diringkas.
[19] Bukhari no 1410, dan Muslim 2/702 no 1014.
[20] Shahih Muslim no 995.
[21] Sunan Abu Dawud no 2355, dan sunan ibnu majah no 224, dan sanad hadits ini hasan.
[22] Sunan Abu Dawud no 2354.
[23] Sunan Abu Dawud no 2356, imam Ahmad dalam musnadnya 3/164 dengan sanad yang hasan.
[24] Sunan Abu Dawud no 2359 dengan sanad yang hasan.
[25] Dirujuk Irwaul Ghalil 4/36-38.
[26] Al Muโjamul Kabir 6/251 no 7114. Dan dihasankan oleh Syaikh Al Bani dalam shahih targhib 1065.
[27] Al Muโjamul Ausath 6/287, Syaikh Al Bani berkata, โHasan shahih.โ Lihat shahih targhib no 1066.
[28] Sunan Abu dawud no 2347 dan dishahihkan oleh Syaikh Al bani.
[29] Shahih Bukhari no 1821 dan Muslim no 1097.
[30] Dikeluarkan oleh Abdurrazaq dalam Mushannafnya no 7591 dengan sanad yang shahih.
[31] Fathul Bari 4/137.
[32] Sanad ini hasan, dan hadits ini menjadi shahih dengan dikuatkan oleh Riwayat imam Ahmad dalam musnadnya no 10637 dari jalan Hammad dari Ammar bin Abi Ammar dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu โalaihi wasallam. Dan ini adalah sanad yang shahih.
[33] Cet. Darul Maโrifah Beirut.
[34] Al Mushannaf 4/172 no 7367 dan dishahihkan oleh Al Hafidz ibnu Hajar dalam fathul bari 4/135, beliau berkata, โIbnu Abi Syaibah meriwayatkan dari Abu Bakar dan Umar serupa dengannya.
[35] Lihat Fathul Bari syarah shahih Al bukhari 4/135.
[36] Fathul Bari 4/199.
[37] Shahih Bukhari no 2044.
[38] Shahih Bukhari no 2026 dan Muslim no 1172.
[39] Shahih Bukhari no 2045.
[40] Dirujuk kitab shahih fiqih sunnah 2/155.
[41] Sunan Abu Dawud no 1611, dan sanadnya hasan.
[42] Shahih Bukhari no 1503, dan Muslim no 984 dari Abdullah bin Umar radliyallahu โanhuma.
[43] Diriwayatkan oleh Bukhari no 1511 dan Muslim no 986.
[44] Lihat shahih fiqih sunnah 2/84.
[45] Lihat Majmuโ fatawa 25/73.
[46] Syuโabul Iman 6/48 no 7463 dan Shaikh Al Bani menshahihkannya dalam silsilah shahihah no 1797.
Sumber: Situs Ustadz Badrusalam
Artikel Pendukung: Tuntunan Qiyamul Lail Dan Sholat Tarawih



