Setelah meletakkan dasar-dasar ilmiyah salafiyah yang tinggi dan bernilai ini, kemudian penulis mengkaitkan antara penerapan yang syar’i ini dengan kenyataan yang dia alami dan lihat dari semangat-semangat emosional yang telah menjerumuskan pemuda Muslim ke dalam hempasan-hempasan fitnah dan kebinasaan-kebinasaan bencana, disertai dengan mengemukakan beberapa contoh.
Diantara isi pemaparan kaidah-kaidah ilmiyah yang mendalam antara lain bahwa: “Politik yang syar’i tidak boleh diterjuni/ditangani kecuali oleh orang yang memenuhi syarat ijtihad”.
Adapun orang-orang yang sedikit ilmunya, yang pandai berbicara dan tidak kuat ilmunya, maka tidak ada gunanya mereka menerjuni politik itu. Mereka bukan ahlinya walaupun mereka menimbuni diri mereka dengan tumpukan koran, majalah dan tabloid. Dan walaupun mereka rajin bangun malam untuk menengar siaran radio, suara BBC London, Montercarlo, ……
Diantara hal terbaik yang disebutkan oleh penulis adalah contoh-contoh yang bagus tentang kenyataan tidak fahamnya sebagian da’i terhadap waqi’ yang justru dibungkus dengan label “Fiqhul Waqi’” . Penyusun telah menjelaskan bukti-bukti tentang semuanya itu, pengaruh-pengaruhnya dan babak-babak perkembangannya.
Penyusun menutup kitabnya dengan menjelaskan kewajiban para pemuda muslim saat ini. Kewajiban yang terpenting adalah mempergunakan waktu untuk memperbaiki keadaan yaitu dengan cara ibadah yang ikhlas dan benar, yang keduanya tidak akan bisa terwujud kecuali dengan ilmu.
Kitab seperti ini sangat bagus untuk diambil faidahnya oleh para pemuda supaya pandangan mereka menjadi bagus, pemikiran-pemikiran mereka menjadi lurus, perasaan mereka menjadi tepat dan akhirnya mereka senantiasa memiliki pembeda yang kuat dan jelas antara siapa yang berhak diikuti dan siapa yang tidak berhak diikuti, bahkan yang juga tidak mendekati layak untuk diikuti.
Kitab ini adalah kitab ilmu dan pengalaman, kitab tarbiyah dan tashfiyah, dan kitab ini juga adalah kitab bimbingan dan petunjuk.
Tentang kitab ini kiranya cukuplah bagi kita apa yang dikatakan Syeikh Al-Albani dalam mukadimah beliau terhadap kitab ini: “… di dalamnya terdapat hakikat sebagian da’i serta manhaj-manhaj para salafusshaleh….”.
Inilah perkataan para Ulama! Peganglah ia dengan kuat dan jangan hiraukan perkataan orang yang bukan Ulama dari kalangan orang-orang yang menyelisihi Ulama. Orang yang kemudian mentahdzir dengan melancarkan keragu-raguan terhadap kitab ini serta mencela pengarangnya, yang semuanya tidak berdasarkan ilmu dan hikmah.
Allah-lah yang senantiasa mengucapkan kebenaran. Dan niscaya Dia memberikan petunjuk jalan yang lurus.




























Show player in popup
Restore player


