![]()
The player will show in this paragraph
Bookmark |
DataDirilis pada 2009Format Kajian Tematik Lokasi Ditambahkan pada Sunday, 05 December 2010 Kategori Ilmu Harga 0.00 € Waktu 0:00 N of discs 0 Edisi 2009 Lokasi Label Rincian Edisi ReviewSudahkah anda tahu bekal apa yang seharusnya dimiliki oleh para penuntut ilmu? Dan juga bagaimana seharusnya metode atau cara menuntut ilmu yang sesuai dengan manhaj para ulama’ salaf yang shalih? Ilmu Didapat Secara Bertahap Ketahuilah, jika engkau tergesa-gesa ingin memasukkan seluruh pelajaranmu, niscaya engkau justru akan kehilangan seluruhnya, karena ilmu didapat seiring dengan berjalannya siang dan malam, seteguk demi seteguk dengan penuh kesabaran, bukan sekali dua kali duduk atau sekali dua kali baca. Ingatlah firman Allah, “Itu adalah di antara berita-berita penting tentang yang ghaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak (pula) kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” (Hud: 49)
Mulailah dari yang Paling Penting Dalam Ilmu dien, maka seseorang harus menguasai dasar yang kokoh sebagai bekal baginya untuk mendalami Ilmu syariat. Barangsiapa tidak memulai dari hal yang mendasar/pokok, maka ia tidak akan mendapatkan cabangnya. Hal terpenting yang harus engkau pelajari saat ini adalah ilmu tauhid, karena tauhidlah sumber kebahagiaan dunia dan akherat. Selain itu, kenalilah lawan dari tauhid yaitu syirik dengan perinciannya. Sebab jika engkau tidak kenal dengan syirik maka secara tidak sadar engkaupun jatuh di dalamnya.
Bergurulah!! Adakalanya seseorang belajar ilmu syar’i hanya dari buku yang ia baca semata. Metode ini memiliki beberapa sisi negatif, di antaranya yaitu butuh waktu yang lama, ilmunya lemah, dan kadang kita jumpai seseorang yang seperti ini banyak terjatuh dalam kesalahan karena lemahnya pemahaman atau karena buku yang dibacanya sesat dan menyesatkan. Dengan adanya guru, maka dialah yang akan membimbingmu dan membetulkanmu jika engkau salah dan waktu yang engkau butuhkan untuk belajar menjadi lebih singkat. Hendaklah seseorang melihat kepada siapa ia mengambil ilmu, carilah guru yang berakidah dan bermanhaj sebagaimana para sahabat, memegang teguh sunnah Rosululloh shollAllahu ‘alaihi wa sallam, jauh dari hawa nafsu, lepas dari kebid’ahan dan memiliki cara mengajar yang baik. (Disarikan dari Kitabul-Ilmi Syaikh Utsaimin ) Nasihat Imam Syafi'i Rahimahulloh: "Wahai Saudaraku Kalian Tidak Bisa Mendapatkan Ilmu Kecuali Dengan 6 Syarat Yang Akan Saya Beritahukan : 1.Dengan Kecerdasan, 2.Dengan Semangat , 3.Dengan Bersungguh-sungguh , 4.Dengan Memiliki bekal (biaya) , 5.Dengan Bersama guru dan , 6.Dengan Waktu yang lama. |
494
« Iman Kepada Taqdir |
Ustadz Abu Haidar as-Sundawy Kajian Tematik Kronologi |



























« Iman Kepada Taqdir
Show player in popup
Restore player


