Assunnah-Qatar.com

Forum Komunikasi Islam Berbahasa Melayu di Qatar

Ustadz Dzulqarnain

Kajian Kitab

Kitab Fadhlul Islam

2009 4 dari 54 dari 54 dari 54 dari 54 dari 5 / 0 dari 50 dari 50 dari 50 dari 50 dari 5 0 Ratings
Kitab Fadhlul Islam
The player will show in this paragraph


Bookmark

Facebook del.icio.us StumbleUpon Digg Technorati NewsVine Reddit Google LinkedIn MySpace Mixx Furl

Data

Dirilis pada 2009
Format Kajian Kitab
Lokasi
Ditambahkan pada Friday, 03 December 2010
Kategori Islam
Harga 0.00 €
Waktu 0:00
N of discs 0
Edisi 2009
Lokasi
Label

Rincian Edisi

Review

Agama Islam Telah Sempurna

Para pembaca, semoga Allah subhanahu wata’ala mencurahkan rahmat-Nya kepada kita semua, Agama Islam merupakan nikmat termulia yang Allah subhanahu wata’ala anugerahkan kepada umat Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam. Sebuah agama yang diemban oleh penghujung dan pemimpin para nabi dan rasul yang tidak ada lagi nabi dan rasul setelah beliau shalallahu ‘alaihi wasallam, sehingga agama yang dibawa beliau adalah agama terakhir dan paripurna yang mencakup dan mengatur segala aspek kehidupan baik aqidah, ibadah, akhlaq, maupun mu’amalah yang dibutuhkan umat manusia untuk beribadah kepada Allah subhanahu wata’ala dengan benar dan sempurna.

Anugerah termulia ini Allah subhanahu wata’ala tegaskan di dalam Al Qur’an (yang tidak akan mengalami perubahan atau musnah sampai datangnya hari kiamat), sebagaimana dalam QS. Al Ma’idah ayat ke-3:

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

“Pada hari ini telah aku sempurnakan agama (Islam) untuk kalian, dan telah aku cukupkan nikmat-Ku atas kalian, dan Aku telah ridha Islam menjadi agama kalian”

Dalam ayat yang mulia ini, Allah subhanahu wata’ala memberitakan bahwa agama Islam adalah agama yang telah sempurna. Artinya telah sampai pada tingkatan paripurna. Tidak butuh lagi terhadap penambahan dan pengurangan, relevan di setiap keadaan dan zaman tanpa butuh revisi dan koreksi. Karena memang agama ini turun dari Pencipta dan Pengatur alam semesta, yaitu Allah subhanahu wata’ala Dzat Yang Maha Sempurna.

Suatu ketika seorang Yahudi datang menemui shahabat Umar Ibnul Khaththab radhiallahu ‘anhu, seraya berkata: “Kalian telah membaca sebuah ayat dalam kitab suci kalian yang kalau sekiranya ayat itu diturunkan kepada kami umat Yahudi, niscaya kami akan jadikan hari itu sebagai hari raya kami. Umar berkata: “Ayat apa itu?.” Mereka berkata:

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

Lalu Umar berkata: “Demi Allah sungguh aku tahu, kapan ayat itu diturunkan kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, dan waktu turunnya ayat tersebut. Ayat itu diturunkan kepada Rasulullah subhanahu wata’ala pada Jum’at sore di hari Arafah.” (HR. Al Bukhari no. 45 dan Muslim no. 3017)

Al Hafizh Ibnu Katsir Asy Syafi’i rahimahullah -seorang ahli tafsir terkemuka- menjelaskan kandungan ayat tersebut: “Ini adalah nikmat terbesar dari Allah subhanahu wata’ala terhadap umat ini. Karena Allah subhanahu wata’ala telah menyempurnakan agama ini bagi mereka, sehingga tidak butuh kepada suatu agama selain agama Islam dan tidak butuh pula kepada nabi selain nabi mereka Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam. Oleh karenanya, Allah subhanahu wata’ala jadikan beliau sebagai penutup para nabi dan diutus (sebagai rasul) kepada segenap umat manusia dan jin. Tidak ada yang halal kecuali beliau menghalalkannya dan tidak ada yang haram kecuali beliau telah mengharamkannya, serta bukanlah termasuk dari agama kecuali apa yang beliau syari’atkan.

Setiap berita yang beliau sampaikan dari Allah adalah haq dan benar, tidak ada kedustaan dan penyelewengan. Sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala:

وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ صِدْقًا وَعَدْلًا

“Telah sempurna kalimat Rabb-Mu yang tegak di atas kebenaran dan keadilan.”

Yaitu benar dalam segala berita dan penuh keadilan dalam segala perintah dan larangan. Manakala Allah telah menyempurnakan agama ini bagi mereka, berarti telah lengkap pula nikmat terhadap mereka.”

Tak lupa, Al Imam As Sa’di -salah seorang ahli tafsir terkemuka pada abad ke-13- mengatakan tentang ayat ini: “Yaitu dengan kesempurnaan pertolongan-Nya, dan kesempurnaan syariat-syari’at-Nya, baik yang bersifat zhahir maupun batin, pokok-pokoknya dan juga cabang-cabangnya. Oleh karenanya, Al Qur’an dan As Sunnah (sumber utama agama Islam, pen) merupakan dua pusaka yang mencakup seluruh hukum-hukum agama baik pokok-pokoknya maupun cabang-cabangnya.”

Hits 448
Kajian Kitab Sarhussunnah « Kajian Kitab Sarhussunnah Ustadz Dzulqarnain Kajian Kitab Kronologi Kitab Ad-Durar Al-Bahiyyah » Kitab Ad-Durar Al-Bahiyyah

Playlist Player

Cara Menggunakan Playlist Player

Untuk menggunakan Playlist Player, ikuti langkah singkat berikut :
  • Pilih kajian yang akan didengarkan dengan mengeklik tombol add
  • Pemilihan bisa dilakukan untuk tema kajian maupun penceramah yang berbeda.
  • Jika sudah siap, klik tombol play di Playlist Player.
  • Jika antum menghendaki player ditampilkan di jendela baru, klik pop up Show player in popup.
You are here: D Ustadz Dzulqarnain Kitab Fadhlul Islam
Lebih dari 1000 member dan 600 artikel, mau mendaftar?! Klik di sini!

Silakan Pilih!

Mutiara Hadits

"Sesungguhnya Allah menghalangi taubat setiap pelaku kebid'ahan."
(HR. Baihaqi, Thabrani, dan lain-lain)