Assunnah-Qatar.com

Forum Komunikasi Islam Berbahasa Melayu di Qatar

Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat

Kajian Video

Lau Kaana Khairan La Sabaquuna Ilaihi

2005 4 dari 54 dari 54 dari 54 dari 54 dari 5 / 0 dari 50 dari 50 dari 50 dari 50 dari 5 0 Ratings Manhaj
Lau Kaana Khairan La Sabaquuna Ilaihi
The player will show in this paragraph


Bookmark

Facebook del.icio.us StumbleUpon Digg Technorati NewsVine Reddit Google LinkedIn MySpace Mixx Furl

Data

Dirilis pada December 2005
Format Kajian Video
Lokasi Jakarta-Bogor
Ditambahkan pada Tuesday, 22 March 2011
Kategori Manhaj
Harga 0.00 €
Waktu 0:00
N of discs 0
Edisi December 2005
Lokasi
Label Manhaj
127
Rincian Edisi

Review

Preview Buku

Judul : Lau Kaana Khairan Lasabakuuna Ilaihi;

Kalau Sekiranya Perbuatan Itu Baik, Tentulah Para Shahabat Telah Mendahului Kita Mengamalkannya

Penulis : Abdul Hakim bin Amir Abdat

Penerbit : Darul Qolam

Inilah sebuah risalah yang berbicara tentang sebagian dari kaidah-kaidah dalam agama yang sangat luas dan dalam sekali, yaitu:

“Kalau sekiranya perbuatan itu baik, tentulah para shahabat telah mendahului kita mengamalkannya.”

Peganglah kuat-kuat kaidah yang besar dan agung ini, sehingga engkau tidak akan mengerjakan sesuatupun ibadah yang tidak pernah diyakini dan diamalkan oleh para shahabat.

Patutlah kaidah yang besar ini dihafal oleh setiap muslim untuk menghancurkan berbagai macam bid’ah yang orang sandarkan dan masukkan ke dalam agama Allah yang mulia ini, Al-Islam. Seperti perkataan yang sering kita dengar ketika dikatakan kepada mereka dan dibawakan nash Al-Qur’an dan Sunnah dan perkataan para ulama, bahwa keyakinan yang mereka yakini atau perbuatan yang mereka lakukan itu bid’ah, mereka menjawab dengan jawaban yang lebih lemah dari sarang laba-laba, yaitu:

“Bukankah peringatan maulid, isra’ mi’raj, nuzul Qur’an, tahun baru hijriyah itu suatu perbuatan yang sangat baik yang di dalamnya terdapat peringatan dan pelajaran?.

“Bukankah dzikir berjama’ah yang sekarang sedang marak-maraknya itu suatu perbuatan yang sangat baik dalam rangka mengajak manusia untuk kembali berdzikir mengingat Allah”

Maka jawablah wahai Ahlus Sunnah dengan kaidah besar di atas yang patut ditulis dengan tinta emas! Katakan kepada mereka,

“Kalau sekiranya perbuatan itu baik, tentulah para shahabat telah mendahului kita mengamalkannya. Karena tidak ada satupun amalan yang masuk ke dalam bagian ibadah yang tidak diamalkan oleh para shahabat radhiyallahu ‘anhum”

Isi buku

Setelah Muqaddimah, penulis memulai dengan menjawab pertanyaan, “Kenapakah kita wajib bermanhaj salaf, Ahlus Sunnah wal Jama’ah secara ilmu, amal dan da’wah?” sebagaimana menjadi nama bab yang pertama. Lalu pada bab-bab selanjutnya, penulis menjelaskan pengertian “sunnah” dan “hadits” dan beberapa hal yang berkaitan dengan keduanya.

Selanjutnya, penulis mulai dengan kaidah ilmiah yang menjadi inti dari buku ini dan memaparkan syarah (penjelasan) kaidah tersebut secara panjang lebar. Lalu beliau menjelaskan keadilan para shahabat dan manhaj mereka yang merupakan pemisah antara sunnah dengan bid’ah.

Pada bab berikutnya, penulis membawakan beberapa contoh secara ringkas tentang kesesatan yang menyalahi manhaj para sahabat. Hal ini yang memicu beliau untuk melanjutkan bab tersebut dengan menjelaskan akan kewajiban mengikuti manhaj sahabat.

Setelah itu, penulis menerangkan tanda-tanda ahli bid’ah, menjelaskan dalil-dalil bahaya dan rusaknya bid’ah dan ahli bid’ah terhadap Islam dan kaum muslimin. Lalu yang terakhir, beliau menutup kitabnya yang sangat berharga ini dengan menjelaskan bahwa Islam ini telah sempurna.

Kesimpulan

Mengingat pembahasannya yang sistematis, hujjah yang sangat kuat dan penjelasan yang baik, maka kami sangat merekomendasikan buku ini bagi siapa saja yang mencari kebenaran di tengah-tengah berbagai macam aliran yang ada dalam Islam. Dan bagi yang sudah (merasa) menemukan jalan yang benar, kami sarankan juga untuk membaca buku ini, agar tumbuh kesadaran akan pentingnya, sehingga akhirnya dapat memegang erat-erat kaidah ini, amiin

Sumber : Muslim.or.id

Hits 272
Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat Kajian Video Kronologi Telah Datang Zamannya » Telah Datang Zamannya

Playlist Player

Cara Menggunakan Playlist Player

Untuk menggunakan Playlist Player, ikuti langkah singkat berikut :
  • Pilih kajian yang akan didengarkan dengan mengeklik tombol add
  • Pemilihan bisa dilakukan untuk tema kajian maupun penceramah yang berbeda.
  • Jika sudah siap, klik tombol play di Playlist Player.
  • Jika antum menghendaki player ditampilkan di jendela baru, klik pop up Show player in popup.
You are here: A Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat Lau Kaana Khairan La Sabaquuna Ilaihi
Lebih dari 1000 member dan 600 artikel, mau mendaftar?! Klik di sini!

Silakan Pilih!

Mutiara Hadits

"Sesungguhnya Allah menghalangi taubat setiap pelaku kebid'ahan."
(HR. Baihaqi, Thabrani, dan lain-lain)