![]()
The player will show in this paragraph
Bookmark |
DataDirilis pada January 2008Format Kajian Video Lokasi Radio Hang - Batam Ditambahkan pada Tuesday, 08 March 2011 Kategori Aqidah Harga 0.00 € Waktu 0:00 N of discs 1 Edisi 2008 Lokasi Label Hadits 117 Rincian Edisi Review
Yang artinya, “Dan Tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)”(QS An-Najm:3-4). Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ingatlah bahwa aku itu diberi al Qur’an dan yang semisalnya (baca:hadits) bersamanya” Hasan bin ‘Athiyyah, seorang tabiin mengatakan, “Jibril itu turun untuk menemui Nabi dengan membawa sunnah sebagaimana dia turun dengan membawa al Qur’an”. Allah juga menjamin untuk menjaga sunnah sebagaimana menjaga al Qur’an. Allah berfirman yang artinya, “Sesungguhnya kamilah yang menurunkan adz dzikr dan kamilah yang menjaganya” (QS al Hijr:9). Yang dimaksud dengan adz dzikr dalam ayat ini mencakup al Qur’an dan sunnah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Barang siapa yang merintis kebiasaan yang baik dalam Islam maka untuknya pahalanya dan pahala orang yang melakukannya setelahnya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun” (HR Muslim no 2398 dari Jarir bin Abdillah). Hadits ini berkenaan dengan menghidupkan sunnah dan mendorong manusia untuk melakukannya. Ini semua mengharuskan kita untuk berusaha sungguh-sungguh untuk turut melestarikan sunnah dan membersihkannya dari noda bid’ah. Ibnu Abbas mengatakan, “Tidaklah tiba suatu tahun melainkan banyak orang yang mengada-ada suatu bid’ah dan mematikan suatu sunnah sehingga bid’ah hidup sedangkan sunnah mati”. |
392
« Kembali kepada Al-Quran dan As-Sunnah |
Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat Kajian Video Kronologi |
Indahnya Hidup di dalam Sunnah » ![]() |










/
















« Kembali kepada Al-Quran dan As-Sunnah 
Show player in popup
Restore player


