Assunnah-Qatar.com

Forum Komunikasi Islam Berbahasa Melayu di Qatar

Arsip Artikel

  • Aqidah

  • Tauhid

  • Manhaj

  • Fiqh

  • Sunnah

  • Hadits

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

tauhid-lurusKita harus bersyukur kepada Allah yang telah memberikan nikmat dan hidayah-Nya kepada kita sehingga kita menjadi kaum muslimin. Kita juga merasa senang dan berbangga dengan nikmat tersebut. Tapi ingat, kita harus bisa menjaga nikmat yang besar itu jangan sampai hilang pada diri kita, karena inilah yang terpenting. Dengan cara apa kita menjaganya? Tentunya dengan kembali mempelajari agama Allah, memahaminya dengan pemahaman yang benar sebagaimana difahami oleh Rasulullah dan para shahabatnya, mengamalkannya dan mendakwahkannya serta berdo'a kepada Allah agar kita istiqomah di Jalan-Nya. Ingatlah sabda Rasulullah: "Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan (padanya) niscaya Allah akan fahamkan dia tentang agamanya." (Muttafaqun 'alaih dari Mu'awiyah bin Abi Sufyan)

Dan juga sabdanya: "...Ummatku akan terpecah belah menjadi 73 golongan, semuanya masuk ke dalam neraka kecuali satu golongan. Beliau ditanya: "Siapa dia wahai Rasulullah?" Beliau menjawab: "(golongan) yang berada di atas apa yang aku dan para shahabatku berada (di atasnya)." (HR. At-Tirmidzi dari 'Abdullah bin 'Amr bin Al-'Ash).

daurohqatar5Berikut sedikit ulasan tentang isi buku-buku yang akan dibahas pada Dauroh Qatar ke-5 bersama Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, semoga Alloh ta'ala memudahkan kita untuk dapat menghadiri kajian ilmu syar'i ini:

 

Syarah AQIDAH Ahlus Sunnah wal Jamaah

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman yang artinya :
“Pada hari ketika harta dan anak-anak tidak berguna kecuali yang datang kepada Allah dengan hati yang bersih.”
(Q.S asy-Syu’araa’: 78-79)

‘Aqidah yang benar adalah perkara yang amat penting dan kewajiban yang paling besar yang harus diketahui oleh setiap Muslim dan Muslimah. Karena sesungguhnya sempurna dan tidaknya suatu amal, diterima atau tidaknya, bergantung kepada ‘aqidah yang benar. Kebahagiaan dunia dan akhirat hanya diperoleh oleh orang-orang yang berpegang pada ‘aqidah yang benar ini dan menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat menafikan dan mengurangi kesempurnaan ‘aqidah tersebut.

‘Aqidah yang benar adalah ‘aqidah al-Firqatun Naajiyah (golongan yang selamat), ‘aqidah ath-Thaaifatul Manshuurah (golongan yang dimenangkan Allah), ‘aqidah Salaf, ‘aqidah Ahlul Hadist, Ahlus Sunnah wal Jama’ah.

Alhamdulillah, atas karunia dan rahmat Alloh 'azzawajalla Fanar dan Awqaf Qatar kembali mensponsori terselenggaranya kajian Ilmiah bersama Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas. Untuk itu, kami mengundang Ikhwan dan Akhwat di Qatar untuk kembali mengikuti Kajian Islam dimaksud dengan jadwal sebagai berikut:

Tempat Kajian:

Masjid Jami': 'Ibaadurrahman No. 1042 (Masjid Syeikh Nasser) Al-Wakra

Koordinat : 25o 8' 58.2" N 51o 35' 58.58" E

Jadwal dan materi Kajian

* Jum'at, 30 Maret 2012 (7 Jumadil ula 1433 H).
- Waktu: ba'da isya', 20.00 - 22.30 WQ.
- Materi: Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah.

* Sabtu, 31 Maret 2012 (8 Jumadil ula 1433 H).
Sesi Pertama:
- Waktu: 09.00 - 11.30 WQ
- Materi: Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah.
Sesi Kedua:
- Waktu: 18.15 - 22.00 WQ (kajian berhenti ketika waktu sholat isya')
- Materi: Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah, dan tanya-jawab.

* Minggu, 01 April 2012 (9 Jumadil ula 1433 H).
Sesi Pertama:
- Waktu: 09.00 - 11.30 WQ
- Materi: Mulia Dengan Manhaj Salaf.
Sesi Kedua:
- Waktu: 18.15 - 22.00 WQ (kajian berhenti ketika waktu sholat isya')
- Materi: Mulia Dengan Manhaj Salaf, dan tanya-jawab.

* Senin, 02 April 2012 (10 Jumadil ula 1433 H).
- Waktu: 09.00 - 11.30 WQ
- Materi: Wasiat Perpisahan Rasulullah Shallallahu 'alayhi wasallam.

follow_sunnahKetika mendengar kata "sunnah" maka yang terlintas dalam benak kebanyakan kaum muslimin adalah perkara-perkara yang tidak wajib, sekedar sunnah (anjuran), tidak apa-apa ditinggalkan. Bahkan di antara mereka sampai ada yang mengatakan kepada orang yang mengerjakan sunnah, "Lho, kan sekedar sunnah, tidak berdosa kalau ditinggalkan, mengapa repot-repot mengerjakannya!!!" atau ucapan yang mirip dengan itu. Dengan ucapannya itu, mereka mengartikan sunnah sebagai perkara yang makruh yaitu lebih baik ditinggalkan dengan bukti keheranan mereka terhadap orang yang melaksanakan sunnah. Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji'uun.

Ini adalah musibah yang menimpa ummat Islam. Tidakkah mereka mendengar sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam : "Barangsiapa yang membenci sunnahku, maka ia bukan golonganku." (Muttafaqun 'alaih dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu). Padahal kita mengetahui bahwa segala sesuatu yang disandarkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam [yang teriwayatkan dalam hadits yang shahih] baik ucapan, perbuatan, ketetapan ataupun sifat beliau adalah sunnah (jalan dan petunjuk) beliau yang mencakup perkara-perkara yang wajib dan yang sunnah (yaitu anjuran yang selayaknya bagi ummatnya berlomba-lomba melaksanakannya).

tauhid-utamaKita semua telah tahu bahwa berIslam itu dimulai dari menuntut ilmu tentang Islam itu sendiri. Tidak langsung mengamalkan suatu amalan yang amalan itu mungkin belum jelas apakah ada dasarnya dari Al-Qur'an atau As-Sunnah. Dan juga tidak langsung berdakwah dengan ilmu yang pas-pasan. Lalu jika kita mau belajar Islam, sebenarnya apa yang harus kita prioritaskan untuk kita pelajari lebih dahulu?

Mari kita pikirkan sejenak! Agama ini datang dari Pencipta kita, dan disampaikan oleh RasulNya. Tujuan agama ini adalah menegakkan ibadah kepada Pencipta kita tersebut dengan cara-cara yang telah disampaikan oleh Rasulnya. Jadi sebelum kita belajar Islam lebih dalam, maka seharusnyalah kita mengetahui siapa Pencipta kita itu, dan bagaimana cara berinteraksi denganNya. Juga mengetahui siapa RasulNya dan bagaimana kita bersikap terhadap beliau.

Dua hal tersebut tercakup dalam ilmu yang disebut 'aqidah. Aqidah berasal dari kata 'aqd yang berarti pengikatan. Jika ada orang yang berkata, " Saya ber'aqidah begini". Maksudnya adalah, ia mengikat hati terhadap sesuatu tersebut.  Singkat kata, 'aqidah adalah apa yang diyakini oleh seseorang. Aqidah merupakan perbuatan hati, yaitu kepercayaan hati dan pembenarannya kepada sesuatu. Secara terinci, aqidah adalah rukun iman, yaitu iman kepada Alloh Subhanahu wa Ta'ala, para malaikatNya, kitab-kitabNya, para RasulNya dan kepada hari akhir serta kepada qadar yang baik dan yang buruk. Jadi, ilmu Islam yang harus kita prioritaskan untuk kita pelajari lebih dahulu adalah 'aqidah.

Page 1 of 19
You are here: Abu Afif
Lebih dari 1000 member dan 600 artikel, mau mendaftar?! Klik di sini!

Silakan Pilih!

Mutiara Hadits

"Sesungguhnya Allah menghalangi taubat setiap pelaku kebid'ahan."
(HR. Baihaqi, Thabrani, dan lain-lain)