Assunnah-Qatar.com

Forum Komunikasi Islam Berbahasa Melayu di Qatar

Audio

Audio (8)

Bersemilah-Ramadhan

Wahai Engkau yang tidak cukup melakukan dosa pada Rajab
Lalu Engkau sambung kembali pada bulan Sya’ban
Telah datang bulan puasa kepadamu setelah keduanya
Janganlah Engkau jadikan lagi bulan itu bulan dosa
Bacalah Al Quran dan bersungguhlah dalam bertasbih
Karena bulan itu bulan Al Quran dan tasbih
Berapa banyak yang engkau kenal mereka yang berpuasa
Dari keluarga, tetangga dan saudara
Mereka telah dimusnahkan oleh kematian
Menyisakan dirimu
Alangkah dekatnya yang sekarang dengan yang terdahulu

duniaAngan-angan adalah lautan yang luas yang memisahkan seorang hamba muslim dari cita-cita sesungguhnya. Khayalan adalah mengharapkan sesuatu tanpa beramal. Cita-cita adalah khayalan yang diiringi dengan usaha dan perbuatan. Terkadang berhasil dan terkadang tidak.

Seorang penghayal yang banyak berangan tanpa beramal dicela oleh Alloh 'azza wajalla. Dalam Alqur'an surat An-nisa:123 Alloh 'azza wajalla berfirman:

4_123

(Pahala dari Allah) itu bukanlah menurut angan-anganmu yang kosong dan tidak (pula) menurut angan-angan Ahli Kitab. Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak (pula) penolong baginya selain dari Allah.

Bersemilah-Ramadhan

Wahai Engkau yang tidak cukup melakukan dosa pada Rajab
Lalu Engkau sambung kembali pada bulan Sya’ban
Telah datang bulan puasa kepadamu setelah keduanya
Janganlah Engkau jadikan lagi bulan itu bulan dosa
Bacalah Al Quran dan bersungguhlah dalam bertasbih
Karena bulan itu bulan Al Quran dan tasbih
Berapa banyak yang engkau kenal mereka yang berpuasa
Dari keluarga, tetangga dan saudara
Mereka telah dimusnahkan oleh kematian
Menyisakan dirimu
Alangkah dekatnya yang sekarang dengan yang terdahulu

kasfusubhat

Judul Kitab     : Kasyfus Subuhat - Menyingkap Kebatilan Argumen Penentang Tauhid
Penulis           : Syaikh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab
Penyaji           : Ustadz Luqman Ba'abduh
Sumber          : http://darussunnah.com

Kasyfu Syubhat adalah kitab yg Mengungkap Kebathilan Argumen Penentang Tauhid. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab-Rahimahullah- Berkata dalam kitab Kasyfu Syubhat:

Saya akan menuturkan kepada anda beberapa hal([1]) yang sudah disebut oleh Allah dalam kitab-Nya sebagai jawaban terhadap suatu ucapan yang dipakai hujjah oleh orang-orang musyrik pada zaman kami(yang ditujukan) kepada kami. Maka, kami akan katakan: Jawaban untuk para pengikut kebatilan itu ada dua cara:

1-Mujmal (secara global)
2-Mufashshal (secara terperinci).

Judul Kitab     : Manhaj Imam Syafi’i Fii Itsbaatil Aqiidah
Penulis           : Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab al Aqiil_hafidzahullah
Penyaji           : Ustadz Abu Yahya Badrusalam _hafidzahullah
Sumber          : www.radiorodja.com

Imam-syafiiAl Imam Asy Syafi’i rahimahullah,seorang Imam Naashirus Sunnah,begitu banyak kaum Muslimin yang menyandarkan diri kepada pendapatnya,tetapi banyak diantara mereka yang tidak mengetahui hakikat yg sebenarnya terhadap penetapan-penetapan beliau dalam masalah aqidah.

Dalam kitab ini dijelaskan secara gamblang tentang manhaj Imam as Syafi’i rahimahullah dalam menetapkan aqidah.semoga Allah ta’ala memberikan pahala yg berlipat ganda kepada penyusunnya.semoga kita bisa mengambil faidah dari yang beliau sampaikan.

Makam_rasulHari itu senin, sudah tiga hari beliau Rasulullah Shalallohu ‘alaihi wasallam tidak dapat mengimami shalat. Pada saat kaum muslimin sudah siap berdiri untuk melaksanakan shalat Subuh berjamaah di masjid, secara mendadak Nabi Muhammad shalallohu ‘alaihi wasallam menyingkapkan kain penyekat kamarnya. Beliau melihat para jamaah sambil tersenyum senang sembari melambaikan tangan. Melihat keadaan beliau yang demikian, para sahabat sangat gembira. Mereka menyangka beliau telah sembuh dari sakitnya. Annas bin Malik Radhiyallohu'anhu meriwayatkan kaum muslimin hampir terfitnah karenanya, hampir saja mereka bubar dari sholatnya karena saking senangnya.

Sementara Abu Bakar Siddiq Radhiyallohu'anhu yang akan mengimami shalat menyangka beliau hendak keluar kamar dan memimpin shalat. Tetapi beliau segera memberi isyarat supaya para jamaah memulai shalatnya. Kain penyekat ditutup kembali. Para sahabat melanjutkan shalatnya... (HR Bukhari). Inilah hari terakhir Rasullullah shalallohu ‘alaihi wasallam melihat para sahabatnya.

ahlul_baitDewasa ini kebidahan telah merebak di dalam tubuh kaum muslimin, sedemikian hebatnya sehingga banyak kaum muslimin yang tidak mengerti akan bahaya bid’ah, padahal kebidahan tersebut dapat merusak mereka dan merusak keutuhan dan persatuan kaum muslimin. Banyak Negara Islam yang hancur karenanya seperti daulah bani Umayah yang jatuh disebabkan kebidahan Ja’ad bin Dirham (Jahmiyah) lihatlah pernyataan Syeikhil Islam Ibnu Taimiyah ketika mengomentari sejarah keruntuhan bani Umayah: “Sesungguhnya daulah Bani Umayah hancur disebabkan oleh Ja’ad Al Mu’athil”[ majmu’ fatawa 13/182] dan Syeikh berkata : ”jika muncul kebidahan-kebidahan yang menyelisihi Rasululloh maka Allah akan akan membalas (dengan kejelekan) pada orang yang menyelisihi Rasul dan memberi kemenangan kepada yang lainnya”[ majmu’ fatawa 13/177]. Dan dalam tempat yang lain beliau berkata: “maka iman kepada Rasul dan Jihad membela agamanya adalah sebab kebaikan dunia dan akhirat dan sebaliknya kebidahan dan penyimpangan agama serta penyelisihan terhadap sunnah Rasululloh Shalallohu’alaihi wasallam adalah sebab kejelekan dunia dan akhirat”.[ majmu’ fatawa 13/179]

roseSetiap isteri pasti menginginkan suami yang ideal, akan tetapi tidak semua tahu bahwa peran seorang isteri memegang peranan yang penting untuk mendukung terwujudnya keinginan yang dimaksud.

Berikut kajian on-air melalui radio Rodja berupa tanya jawab dengan pendengar bersama Ustadz Armen Halim Naro Rohimahullah yang dengannya mudah-mudahan dapat diambil faedahnya.

You are here: Audio Review
Lebih dari 1000 member dan 600 artikel, mau mendaftar?! Klik di sini!

Silakan Pilih!

Mutiara Hadits

"Sesungguhnya Allah menghalangi taubat setiap pelaku kebid'ahan."
(HR. Baihaqi, Thabrani, dan lain-lain)