Assunnah-Qatar.com

Forum Komunikasi Islam Berbahasa Melayu di Qatar

Hukum Mengolok-olok Orang Yang Teguh Dalam Syariat Islam

Rate this item
(0 votes)

MediaMuslim.Info - Mengolok-olok orang-orang yang berpegang teguh dengan perintah Alloh Subhanahu wa Ta'ala dan Rasul-Nya disebabkan karena mereka itu berpegang teguh (konsisten) dengan perintah itu, hukumnya haram, dan berbahaya sekali terhadap dirinya. Karena dikhawatirkan kebenciannya terhadap mereka itu disebabkan kebenciannya terhadap kondisi mereka yang berpegang teguh dengan ajaran agama Alloh Subhanahu wa Ta'ala, di saat itu, pengolok-olokannya terhadap mereka menjadi pengolok-olokan terhadap jalan yang mereka tempuh (ajaran yang mereka pegang).

Mereka menyerupai orang yang telah dikatakan Alloh Subhanahu wa Ta'ala tentang mereka, yang artinya: "Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab: "Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja". Katakanlah: "Apakah dengan Alloh Subhanahu wa Ta'ala, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?" Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman". (QS: At-Taubah: 65-66).

Sesungguhnya ayat ini turun kepada satu kaum dari orang-orang munafik yang mereka berkata: "Kami tidak melihat mereka ini seperti qari (pembaca-pembaca) kami -yang mereka maksudkan adalah Rasululloh shallAllohu `alaihi wa sallam dan para sahabatnya- yang lebih suka makan, yang lebih pendusta lidahnya, dan yang lebih penakut dihadapan musuh. Lalu Alloh Subhanahu wa Ta'ala menurunkan ayat ini terhadap diri mereka. Berhati-hatilah orang yang mengolok-olok penegak kebenaran, dikarenakan mereka itu dari penegak agama. Sesungguhnya Alloh Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman, yang artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang dahulunya (di dunia) menertawakan orang-orang yang beriman. Dan apabila orang-orang yang beriman lewat di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya. Dan apabila orang-orang berdosa kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira. Dan apabila mereka melihat orang-orang mukmin, mereka mengatakan: "Sesungguhnya mereka itu benar-benar orang-orang yang sesat". Padahal orang-orang yang berdosa itu tidak dikirim untuk penjaga bagi orang-orang mukmin. Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman menertawakan orang-orang kafir. Mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang. Sesungguhnya orang-orang kafir telah diberi ganjaran terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan." (QS: Al-Muthaffifiin : 29-36).

(Sumber Rujukan: Asilah Muhimmah, Fatawa Syeikh Ibnu Utsaimin)

You are here: Akhlaq dan Nasehat Hukum Mengolok-olok Orang Yang Teguh Dalam Syariat Islam
Lebih dari 1000 member dan 600 artikel, mau mendaftar?! Klik di sini!

Silakan Pilih!

Mutiara Hadits

"Sesungguhnya Allah menghalangi taubat setiap pelaku kebid'ahan."
(HR. Baihaqi, Thabrani, dan lain-lain)