2.Menjenguk orang sakit.
Hendaknya seorang muslim menjenguk saudaranya sesama muslim jika dia sakit dan mendo’akan kesembuhan untuknya.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wassalam bersabda:” Barangsiapa yang menjenguk orang sakit maka dia senantiasa bagaikan di taman-taman surga hingga dia kembali” HR Muslim dan Tirmidzi.
Dan mendo’akannya sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wassalam, dan salah satunya berdo’a” Laa Ba’sa Thohur Insya Allah “ HR Bukhary.
3.Mengantar Jenazah.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wassalam bersabda : “ Tidaklah seorang mu’min yang berta’ziyah pada saudaranya yang terkena musibah melainkan Allah berikan pakaian kemuliaan pada hari kiamat “ HR Ibnu Majah dengan sanad Jayyid.
4.Memenuhi Undangan.
Yaitu memenuhi undangan saudara kita bila kita diundangnya seperti Undangan Walimah, Aqiqah dan lainnya. Sebagaimana sabdanya Shalallahu ‘Alaihi wassalam : “ Hak Muslim atas muslim lainnya : Menjawab salam, Menjenguk orang sakit, Mengantar jenazah, Menjawab bersin dan Memenuhi undangan” Muttafaqun Alaihi
5.Mendo’akannya ketika bersin.
Sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wassalam:” Jika salah seorang kalian bersin, maka hendaklah ia berkata “Alhamdulillah “ dan hendaknya saudaranya mengatakan padanya “Yarhamukallah “, Dan apabila saudaranya telah mengatakan “ Yarhamukallah “ maka orang yang bersin katakanlah” Yahdikumullah “ HR Bukhari.
6.Menasihatinya apabila ia meminta nasihat.
Hendaknya kita menasihati saudara kita, bila ia meminta nasihat pada kita, sebagaimana Sabdanya Shalallahu ‘Alaihi wassalam : ” Jika salah seorang diantara kalian meminta nasihat pada saudaranya hendaklah saudaranya tersebut memberinya nasihat “ HR Bukhari.
7.Mencintainya sebagaimana ia mencintai dirinya.
Sebagaimana Sabdanya Shalallahu ‘Alaihi wassalam : “ Perumpamaan kaum mukminin dalam kecintaan mereka, kasih sayang mereka dan keakraban mereka seperti satu badan. Jika salah satu anggota badan sakit maka seluruh anggota badannya juga merasakan hingga tidak bisa tidur dan demam.” Muttafaqun Alaihi.
8.Tidak mendiamkannya lebih dari tiga hari.
Sebagaimana sabdanya Shalallahu ‘Alaihi wassalam: “ Tidak halal bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari, keduanya bertemu, salah satunya berpaling dan orang satunya berpaling. Orang terbaik diantara mereka ialah orang yang memulai salam” Muttafaqun Alaihi.
Maroji’: 1. Al Qur’anul karim dan terjemah.
2. Kitab Minhajul Muslim oleh Abu Bakr Jabir Al Jazairi










